
Gubernur Kepri HM Sani
BENGKALIS - Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), HM Sani, meninggal dunia setelah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta, Jumat (8/4/2016) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang juga sudah memperoleh informasi tentang berita duka meninggalnya Gubernur Kepri tersebut. Tak hanya itu, mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, juga mengaku sudah mengontak kolega dekatnya yang ada di Kepri untuk memastikan kebenarannya.
"Kami sangat terkejut mendapat kabar itu. Kami sama sekali tak menyangka beliau akan berpulang secepat ini. Baik atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis mengucapkan belasungkawa dan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Gubernur Kepri, Bapak HM Sani," ujar Amril sebagaimana dikutip dan disampaikan Kepala Bagian Humas Johansyah Syafri kepada wartawan, tadi malam.
Amril yang mengaku kenal baik dan telah menganggap HM Sani orang tuannya sendiri, mengajak seluruh masyarakat di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, mendoakan semoga almarhum ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Berpulang dalam keadaan khusnul khotimah.
"Jika memang ada, mari kita doakan, semoga segala khilaf, salah, maupun kealapaan beliau semasa hidupnya, diampuni. Segala budi baik serta amal ibadahnya diterima Allah SWT. Mari kita doakan semoga almarhum ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi-Nya. Dan, keluarga yang ditinggalkan sabar dan tabah serta ikhlas menerima cobaan ini," ujar Amril.
HM Sani lahir di Parit Mangkil, Sungai Ungar, Kundur, Karimun, Kepulauan Riau, pada 11 Mei 1942. Dia merupakan Gubernur Kepri periode 2010-2015 dan 2016-2021. HM Sani terpilih sebagai gubernur menggantikan Ismeth Abdullah pada 2010.
Keberadaan HM di Jakarta bersama kepala daerah lainnya dan sebagaimana juga Amril, untuk mengikuti rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat kemarin.***