
Kantor PDAM Bengkalis
BENGKALIS – Pendistribusian air bersih dari PDAM ke rumah-rumah warga, kembali mengalami gangguan menyusul habisnya stok bahan kimia untuk proses penjernihan. Bahan kimia berupa soda itu sudah didrop dari Jakarta, diperkirakan distribusi sudah kembali normal besok.
“Stok soda di Pekanbaru habis,  jadi mereka tunggu kedatangan stok dari Jakarta. Sekarang barang sudah ada di Pekanbaru dan kemungkinan baru nanti malam tiba di Bengkalis,† ujar Plt Direktur PDAM Bengkalis, M Yunus Zainal saat dihubungi, Selasa (12/4/2016).
Dikatakan, bahan kimia jenis soda yang didatangkan pihak rekanan beberapa waktu lalu baru sekitar 5 ton. Kemudian untuk yang kedua ini dirinya berharap bisa lebih banyak lagi, setidaknya 7,5 ton dan kalau lebih banyak akan makin bagus. ''Persoalan bahan kimia ini sensitif karena untuk proses penjernihan, bahan-bahan kimia ini wajib ada,'' ujarnya.
Yunus memastikan kalau bahan kimia jenis soda tersebut tiba di Bengkalis malam ini, maka pendistribusian air bersih ke rumah-rumah warga akan kembali normal besok. ''Kita menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini,'' kata Yunus.
Terpisah, sejumlah pelanggan PDAM menyampaikan keluh kesanya akibat dari terhentinya pendistribusian air bersih. Salah seorang pelanggan, Nisa mengaku, terakhir kali air bersih dari PDAM mengalir di rumahnya, Senin sore (11/4/2016). Begitu malam, aliran terhenti dan belanjut hingga Selasa (12/4/2016).
“Ini yang membuat saya heran dan terfikir pasti ada sesuatu. Biasanya kalau sekedar kehabisan air baku, tak selama itu. Paling malam terhenti trus subuh air dah jalan lagi,†katanya.
Hal senada diungkapkan warga lainnya, Maryati. Akibat terhentinya air PDAM, dirinya terpaksa menunda pekerjaan mencuci pakaian yang sudah ''setinggi gunung'. ''Kalau sempat sampai besok tak juga normal, terpaksalah hantar ke laundry,'' ujarnya yang mengaku kalau selama ini kebutuhan air untuk mandi dan cuci berasal dari PDAM.***