Bupati Ajak Pemangku Kepentingan Sukseskan Program KB di Bengkalis

Selasa, 12 April 2016

Bupati Amril Mukminin dan Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Riau berfoto bersama di depan Tugu Kampung KB usai pencanangan Kampung KB tingkat Kabupaten Bengkalis di Desa Resam Lapis, Kecamatan Bantan, Selasa (12/4/2016).

BENGKALIS-Saat ini persaingan bukan saja antar negara, tetapi juga antar pemerintah daerah. Setiap daerah juga harus saling bersaing untuk mempercepat dan meningkatkan keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi, karena semua pemerintah daerah ingin rakyatnya sejahtera.

Untuk itu, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bengkalis juga harus dikendalikan. Jika tidak bisa dikendalikan, maka masyarakat akan sulit, bahkan tidak bisa bersaing dengan daerah lain karena beban kehidupan per keluarga yang tinggi akibat besarnya pengeluaran karena memiliki banyak anak.

"Salah satu program yang harus digalakkan dan harus didukung seluruh lapisan masyarakat di daerah ini untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk tersebut adalah program Keluarga Berencana (KB)," ujar Bupati Bengkalis, Amril Mukminin  ketika mencanangkan Kampung KB tingkat Kabupaten Bengkalis di Desa Resam Lapis, Kecamatan Bantan, Selasa (12/4/2016).

Mengingat banyak dan besarnya manfaat KB bagi sebuah keluarga, Amril mengajak seluruh warganya dan seluruh pemangku kepentingan terkait, menyukseskan program KB di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini. Menurutnya, setiap orang bisa berpartisipasi untuk menyukseskan program KB ini. Misalnya, tokoh masyarakat dan pemuka agama dengan memberikan penerangan dan motivasi kepada masyarakat.

Untuk generasi muda, dengan menunda pernikahan sampai dengan usia yang ideal. Bagi pasangan yang menikah di usia muda dengan cara menunda kelahiran anak pertama sampai usia yang ideal. Sementara untuk keluarga yang saat ini telah memiliki anak 4 atau 5 orang dengan cara menggunakan salah satu jenis alat kontrasepsi (Alkon), sehingga anaknya tidak bertambah menjadi 5 atau enam orang. Khususnya Alkon Jangka Panjang seperti spiral.

"Yang tak kalah penting, bagi generasi muda, jadilah GenRe atau Generasi Berencana. Rencanakan jika berkeluarga nanti punya anak cukup dua saja," ajak Amril.

Sempena pencanangan Kampung KB, juga diresmikan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Kampung KB Desa Resam Lapis yang ditandai dengan pembukaan papan selubung nama oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis Ny Kasmarni Amril. Sedangkan untuk peresmian Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Madani Kampung KB Desa Resam Lapis, pembukaan papan selubung nama dilakukan istri Wakil Bupati Bengkalis Ny Linda Muhammad.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, H Yenrizal Makmur yang hadir pada kegiatan itu mengatakan, pencanangan Kampung KB di seluruh Indonesia, termasuk di Resam Lapis, merupakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam rangka menggalakkan kembali program KB yang pasca orde baru gaungnya begitu terdengar lagi. Tujuannya, sebagai salah satu untuk mempercepat peningkatan kualitas kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Karena itu, imbuh Yenrizal yang baru menjadi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau sejak Kamis (7/4/2016) lalu, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tanpa rekayasa, Presiden Jokowi berjanji akan mengunjungi salah satu Kampung KB yang dinilai berhasil.

"Kalau masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya warga Resam Lapis ingin dikunjungi Presiden Jokowi, sukseskan seluruh program KB di desa ini. Peluang Resam Lapis untuk dikunjungi Presiden Jokowi sama. Namun semakin berhasil dalam melaksanakan program KB, peluang itu semakin besar," Yenrizal, memberikan motivasi.***