
Plt Asisten Tata Praja, Hj Umi Kalsum didampingi Kadis Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, H Eduar mengalungkan tanda peserta seleksi Bhakti BPAD dan KKP Tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2016 di Selat Baru, Kecamatan Bantan, Selasa (26/04/2016.
BENGKALIS - Untuk mengantisipasi agar pemuda di
Bengkalis tidak tertinggal semakin jauh dari pemuda daerah atau negara lain, sangat
dibutuhkan optimalisasi peran pemuda dalam setiap ranah kehidupan. Tentunya,
tidak terbatas pada daya hasil berupa inovasi baru dalam bentuk kerangka
berfikir yang bersifat kekinian, atau formula yang berkaitan dengan sains,
tetapi juga penyertaan keluhuran moral dan nasionalisme yang tinggi dalam
setiap proses pelaksanaannya.
Artinya, lahirnya karya dari setiap daya yang dimiliki pemuda, diharapkan mampu
menjadi pencetus peningkatan kredibilitas daerah dan bangsa, yang memiliki
pesan yang berlandaskan asas dan moral, sebagai ciri khas yang membedakannya
dengan hasil karya dari daerah atau bangsa lain.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Plt
Asisten Tata Praja, Hj Umi Kalsum saat membuka seleksi peserta Bhakti Pemuda
Antar Daerah (BPAD) dan Kemah Kesatuan Pemuda (KKP) Tingkat Kabupaten Bengkalis
Tahun 2016 di Selat Baru, Selasa (26/04/2016).
Berkaitan dengan itu, imbuhnya, khususnya kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga (Budparpora) bersama seluruh organisasi kemasyarakatan
pemuda, serta seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya di daerah ini,
bupati berharap agar dalam pengembangan kreativitas pemuda, disamping
menyertakan intelektualitas juga diikuti dengan pengembangan bakat, sehingga
mereka benar-benar siap menghadapi arus kehidupan dengan skill yang
dimilikinya.
"Hal ini perlu kami tekankan, karena pada kenyataanya tingkat kesadaran
generasi muda di daerah ini dalam mengasah kemampuan, belum sebagaimana
diharapkan bersama. akibatnya, potensi yang ada di daerah yang masih memiliki
peluang untuk dikembangkan, kalaupun akhirnya dikembangkan, keikutsertaan
pemuda di dalamnya relatif juga masih rendah," ucap Umi Kalsum saat
membacakan sambutan tertulis bupati Bengkalis.
Oleh sebab itu, imbuhnya, sesuai dengan visi dan misi Pemkab Bengkalis tahun
2016-2021, kepada Disbudparpora dan seluruh stakeholder terkait, sekali lagi
diharapkan agar dapat membuat formulasi yang inovatif yang mudah
diimplementasikan dan dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk mengasah
kemampuan yang dimiliki pemuda di wilayah berjuluk Negeri Junjungan ini.
"Kepada seluruh peserta seleksi BPAD, kami harapkan benar-benar dapat
mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. kemudian kepada nantinya terpilih
dalam seleksi ini, kami titip azam agar betul-betul dapat menjadi duta yang
dapat mengharumkan nama Negeri Junjungan. adopsi serta terapkan dan tularkan
pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam mengikuti BPAD di daerah lain,
guna mempercepat keberhasilan dalam meningkatan kualitas diri dan daya saing
pemuda di daerah ini. Hal serupa juga kami harapkan pada seluruh peserta KKP
hendaknya juga dapat mengembangkan potensi diri, serta memetik manfaat untuk
diterapkan dan ditransfer, dengan pemuda-pemuda lainnya di tempat asal
masing-masing" pungkasnya.
Sementara itu dalam laporannya, Kadis Budparpora H Eduar menyebutkan kegiatan
yang akan berakhir 29 April mendatang ini peserta akan dibekali berbagai materi
dan kegiatan seperti materi dinamika kelompok, pembinaan akhlak, pengenalan
alam sekitar, motivasi wirausaha, bahaya narkoba, kompetensi kemandirian, dan
lain sebagainya.
Saat pembukaan, Umi Kalsum beserta tamu undangan lainnya berkesempatan menanam
pohon dalam upaya penghijauan. Tampak hadir sejumlah pejabat lingkup Pemkab
Bengkalis, seperti camat Bantan Hendrik Dwi Yatmoko, Kadis Sosial Darmawi,
Kadis Pendapatan Daerah H Umron, Kadis Hubkominfo H Jaafar Arif, Kepala BPBD
Damkar H Much Jalal, Kadis Pasar dan Kebersihan H Indra Gunawan. Juga tampak
hadir perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, Sugianto.***