
Tradisi Pedang Pora saat pisah sambut Kapolres Bengkalis.
BENGKALIS-Pisah sambut Kapolres Bengkalis dari AKBP Aloysius Supriyadi ke AKBP Ino Harianto di awali tradisi pedang pora di depan Mapolres Bengkalis, Senin (16/5/2016). Pisah sambut dihadiri seluruh perwira tinggi di jajaran Polres Bengkalis. dan Kapolsek delapan kecamatan di Kabupaten Bengkalis ikut dalam kegiatan itu.
Tangis pun tak terbendung ketika melepas kepergian AKBP Aloysius yang promosi ke Mabes Polri. AKBP Aloysius melepas jabatan sebagai Kapolres Bengkalis setelah menjabat 1,5 tahun. Dia dimutasi ke Mabes Polri sebagai Kasubbid Sespimti Bidpengsos Sespim Polri Lemdikpol.
Â
"Terima kasih secara keseluruhan saya ucapkan atas pengabdian rekan- rekan kepada kami. Semangatlah bekerja, bantu Kapolres baru. Jangan sesekali melanggar kewenangan baik disiplin apalagi menggunakan narkoba," pesan Supriyadi.
Pada kesempatan itu, Supriyadi juga meminta kepada jajaran nmembantu Kapolres yang baru, AKBP Ino Harianto SIK. Selain itu, seluruh jajaran tidak melanggar kewenangan baik itu disiplin apalagi menggunakan narkoba.
"Pagi ini pagi yang indah, pagi- pagi sudah diguyur hujan. Selama 1,5 tahun bergabung dengan Mapolres Bengkalis. Kami memohon maaf jika ada kata-kata yang kasar daan tidak sesuai dihati rekan- rekan tolong dimaafkan, karena kami manusia biasa," ucapnya.Â
"Terima kasih secara keseluruhan atas saya ucapkan atas pengabdian rekan- rekan kepada kami. Semangatlah bekerja, bantu Kapolres yang baru, jangan sesekali langgar kewenangan baik itu disiplin apalagi menggunakan narkoba," tambahnya.
Sementara AKBP Ino Harianto siap melaksanakan tugas sebagai Kapolres Bengkalis dengan segala resiko dan konsekuensi. "Simpati masyarakat merupakan modal utama bagi kita untuk mengabdi. Berikan kepada saya apa yang rekan berikan kepada Bapak Aloysius, jangan dikurangi. Kalau dilebihkan tidak apa- apa," pesannya.***