
Workshop e-Planning Tahap II di aula lantai II Kantor Bappeda Bengkalis, Selasa (24/5/2016)
BENGKALIS -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis
menargetkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 akan
rampung pada bulan Juni atau Juli 2016.
Hal itu disampaikan Sekretaris Bappeda Kabupaten Bengkalis, Imam Hakim, saat
ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/5/2016). "Alhamdulillah RPJMD kita dari waktu ke waktu sudah ada kemajuan dan
kita sudah persentasi pendahuluan. Focus group discussion atau FGD juga sudah
kita lakukan untuk hal- hal yang pandang penting," ujar Imam.
Dikatakan Imam lagi, 2 hari lalu Bappeda dan SKPD juga sudah melakukan
pertemuan membicarakn Rencana Strategis (Renstra) SKPD untuk di input ke RPJMD
supaya terintegrasi secara bagus. Di RPJMD, imbuhnya, terdapat 4 gerbang
program unggulan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yaitu Gerbang Utama, Pesisir,
Laksamana dan Gerbang Permata.
"Tentu kita berharap sesuai dengan Peraturan Undang- Undangan, 6 bulan
setelah kepala daerah dilantik kita sudah punya RPJMD. Insha Allah target kita
Juni atau Juli sudah selesai," terangnya.
e-Planning
Sementara itu, Bappeda juga menggelar Workshop e-Planning Tahap II. Workshop
dilaksanakan di aula lantai II Kantor Bappeda Bengkalis mulai Selasa
(24/5/2016) hingga Jumat (27/5/2015).
Workshop yang menghadirkan Tim Ahli IT dari Jakarta itu melibatkan SKPD
Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Workshop tahap II merupakan lanjutan dari
Workshop Penerapan e-Planning yang diselenggarakan Februari lalu.
"Hari ini dan tiga hari kedepan, kita melaksanakan proses input data dari
SKPD- SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Berbagai pemahaman
terkait e-planning sudah kita berikan kepada administrator yang merupakan
penentu sukses SKPD mengakses e-planning," ujar Imam.
Dalam proses input data yang diikuti seluruh SKPD, Bappeda Kabupaten Bengkalis
membagi menjadi 2 kloter (tahap). "Untuk Selasa dan Rabu kloter
pertama sekitar 16 SKPD dan seterusnya akan dilanjutkan lagi. Sampai input data
RKPD tahun 2017 selesai," imbuhnya.
Imam menambahkan, selama e-planning diterapkan, belum ada kendala yang dihadapi
secara teknis dan mudah-mudahan kondisi ini terus bisa dipertahankan
kedepannya.***