
Rapat persiapan menjelang Bakar tongkang.
Rapat persiapan menjelang Bakar
tongkang.
ROHIL, Beritaklik.Com - Ritual Bakar Tongkang di Kabupaten Rohil tahun 2016,
direncanakan bakal dihadiri tiga Menteri Kabinet Kerja.
Sesuai undangan menteri yang hadir diantaranya, Menteri Pariwisata Arief Yahya,
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani dan Gubernur Riau
Arsyadjuliandi Rahman," kata Asisten III Bidang Kesra Setdakab Rohil Ali
Asfar, usai memimpin rapat persiapan Bakar Tongkang, di Aula Kantor Bupati
Rohil, Selasa (31/5/2016), malam.
Rencana Wisata Nasional Ritual Bakar Tongkang pdilaksanakan di Bagansiapiapi
pada 20-21 Juni 2016, mendatang. Selain materi persiapan kunjungan menteri dan
gubernur, Pemkab Rohil juga akan melaksanakan kegiatan bazar selama acara Bakar
Tongkang, dipusatkan di Pujasera Bagansiapiapi.
"Bupati menginginkan bazar dilaksanakan selama empat hari. Artinya besok
siangnya acara Bakar Tongkang dan malamnya sudah ditutup," kata Ali.
Dirinya mengingatkan khusus masyarakat Tionghoa, pada malam hiburan Bakar
Tongkang yang dipusatkan di depan Kelenteng Ing Hok King untuk tetap menjaga
toleransi beragama mengingat pelaksanaannya bertepatan dengan bulan suci
Ramadhan.
"Kita minta malam hiburan Bakar Tongkang nanti dilakukan seperti tahun
lalu setelah sholat Tarawih," pintanya.
Menurutnya, Pemkab Rohil sangat mendukung penuh ritual tahunan tersebut, karena
selain mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata daerah yang sangat
menjanjikan, namun dengan adanya acara Ritual Bakar Tongkang masyarakat juga
dapat memetik hasil seperti pedagang yang nantinya akan berjualan.
"Bakar Tongkang juga mampu mendatangkan puluhan ribu orang wisatawan, baik
domestik maupun wisatawan internasional," tuturnya.
Masih ditempat yang sama Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan
Olahraga Rohil Zulkarnaen, menyarankan kepada pemilik rumah makan agar tetap
buka di siang hari meskipun pelaksanaan Bakar Tongkang bertepatan dengan bulan
suci Ramadhan.
"Mereka kemarin mengeluhkan masalah konsumsi, karena selama Ramadhan
banyak rumah makan tutup. Tapi kita sarankan untuk mempersilahkan suku Tionghoa
membuka rumah makan disiang hari," kata Zulkarnaen.
Agenda rapat dihadiri Kepala Kejari Rohil Bima Suprayoga, Dandim 0321/Rohil
Bambang Sukisworo, Kapolres Rohil AKBP Hendry Posma Lubis, Anggota DPRD Rohil
Imam Suroso, kepala dinas, badan dan kantor, serta tokoh masyarakat Tionghoa.(Bkw)