
"Saya mengarapkan sekali kepada pihak panitia supaya replika tongkang bisa
turun cepat atau sekitar pukul 14.00 Wib, sebab rombongan menteri sudah harus
terbang pukul 16.00 Wib," kata Bupati Rohil H Suyatno, ketika membuka
rakor Bakar Tongkang, di Bagan Siapiapi, Senin (13/6/2016).
Menurutnya, ketiga menteri yakni Mentri Koordinator bidang pembangunan manusia
dan kebudayaan, Puan Maharani, Mentri Pariwisata, Arief Yahya dan Kepala BNPB,
Wilem Rampangilei, memiliki jadwal yang padat dan harus meninggalkan lokasi
sebelum atau sesudah acara selesai dengan menggunakan helikopter.
"Rombongan menteri sudah harus terbang paling lambat pukul 16.00 Wib, jika
lewat heli tidak dapat diterbangkan karena khawatir membahayakan
penumpang," terang Suyatno.
Persoalan ini tentu menjadi dilema, sebab berkaca dari pengalaman tahun
sebelumnya replika Tongkang sulit di turunkan dalam waktu cepat atau diminta di
arak kelokasi pada pukul 14.00 Wib, dengab alasan loya (dewa,red) belum
berkumpul sehingga replika kapal tidak mau turun. Meski demikian, panitia bakar
tongkang tetap berupaya supaya prosesi ritual bisa cepat dilaksanakan mengingat
adanya tamu menteri.
Suyatno berpesan kembali, jika memang nantinya menteri dijadwalkan tidak dapat
hadir maka panitia bakar tongkang dipersilahkan melaksanakan kegiatan ritual
bakar tongkang sebagaimana sebelumnya. Penjadwal ini, sebut bupati, tidak akan
dilakukan jika ketiga menteri bisa bermalam sehari di Bagansiapiapi.(Bkw)