
Rokan Hulu, Beritaklik.Com - Ikatan Bidan Indonesia
(IBI) dan Ikatan Dokter Indonsia (IDI) Kabupaten Rokan Hulu, Riau bekerjasama menggelar
seminar sehari yang mengangkat tema, kegawat daruratan pasca melahirkan.
Seminar ini dilatar belakangi tingginya angka kematian ibu dan bayi setelah
melahirkan ini dibuka oleh Bupati Rokan Hulu Suparman, Senin (23/5/16).
Seminar ini diikuti 400 orang bidan dan dokter dari Rokan Hulu, dan luar Rohul.
Seminar ini dilaksanakan satu hari, dengan tujuan untuk pembekalan dan update
informasi kesehatan terbaru bagi pelaku kesehatan, sehingga mampu
mengantisipasi dan menekan angka kematian ibu dan bayi pasca melahirkan.
"Kami ada kan seminar ini di karenakan banyak nya angka kematian ibu dan bayi
setelah melahirkan jadi kami berharap kedepan nya bisa di atasi kondisi ini,"
ungkap Ketua Panitia, dr. Imam Slamet Prasetyo.
Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin. Sebab, seminar ini
diakui Bupati Suparman, sangat bagus untuk menambah ilmu bidan dan dokter di
rokan hulu, dalam mewujudkan tenaga kerja kesehatan yang profesional.
Angka kematian ibu dan bayi seindonsia mencapai 220 per 100.000 kelahiran,
dengan berbagai faktor penyebab. Untuk Rohul, tahun 2015 mencapai 11 angka
kematian. Sedangkan untuk mendukung mdgs 5 tahun 2016, angka kematian ibu dan
bayi secara nasional harus dibawah 120 per 100.000 persalinan kehamilan. (Bkm)