
Kabid Perdagangan Dalam Negeri, H Raja Arlingga.
"Secara keseluruhan, nilai paket tersebut di pasaran
sekitar Rp159.150, tapi untuk mendapatkan paket tersebut warga cukup membeli
kupon seharga Rp50.000. Sisanya kita subsidi, "ujar Arlingga, Minggu (19/6).
Untuk
kecamatan lain, Arlingga mengatakan sedang disusun dan menyesuaikan dengan jadwal
Safari Ramadan Bupati Bengkalis. Seperti saat pasar murah di Rupat, dilaksanakan
bersamaan dengan safari Ramadan Bupati ke Rupat. "Sekaligus kita meminta kepada
Pak Bupati untuk menyerahkan sembako secara simbolis kepada warga," ujar
Arlingga.
Masih menurut Arlingga, untuk Kecamatan Mandau dan
Pinggir pasar murah dijadwalkan pada tanggal 22 dan 23 Juni mendatang.
Sedangkan untuk Bengkalis dan Bantan, berkemungkinan mendapat jatah terakhir.
Saat ditanya apakah ada pengaruh kelangkaan maupun
kenaikan harga sembako terhadap pelaksanaan pasar murah, Arlingga mengatakan,
sejauh ini dan menurut pengakuan dari pihak rekanan, baik kelangkaan maupun
kenaikan harga sembako masih bisa ditolerir. Artinya, dengan nilai kontrak yang
disepakati, pihak rekanan masih bisa menggelar pasar murah dan mereka pun tidak
kesulitan untuk mendapatkan sembako terutama gula.
"Informasi yang
kita terima, paket sembako untuk pasar murah ini sudah ready, tinggal menunggu
hari H pelaksanaannya saja. Sementara untuk pelaksanaannya kita sesuaikan
dengan jadwal safari Ramadhan pak Bupati," ulang Arlingga lagi.
Warga menyambut baik kegiatan pasar murah Ramadan yang
dilaksanakan Pemkab Bengkalis, terlebih saat ini situasi ekonomi di masyarakat
sedikit muram. Dengan program ini, masyarakat kurang mampu terbantu untuk
mendapatkan bahan pokok kebutuhan. "Kami sangat senang pak, kalau bisa jumlah
paket ditingkatkan lagi pada tahun-tahun depan, sehingga jumlah warga yang
dapat semakin banyak," ungkap salah seorang warga, Rodiah saat acara pasar
murah di Rupat. (Bku)