
Bupati Amril menyerahkan santunan kepada kaum duafa saat Safari Ramadhan.
Bupati Amril menyerahkan santunan kepada kaum duafa saat Safari Ramadhan.
DURI, Beritaklik.Com - Memasuki hari
kedelapan belas Ramadan 1347 H, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengingatkan
kepada umat Islam untuk berlomba-lomba untuk berbagi rezeki antar sesama. Selain
wujud syukur, juga bentuk sosial di lingkungan masyarakat.
''Sebagai wujud rasa
syukur kepada Allah SWT, mari kita sisihkan sebagian rezeki untuk menyantuni
anak yatim dan kaum dhuafa, berinfaq, bersedekah,''
ungkap Amril Mukminin saat Safari Ramadan di Masjid Nurul Hidayah, Desa Boncah
Mohang, Kecamatan Mandau, Rabu malam (22/6/2016).
Tak hanya itu, mantan anggota DPRD
Bengkalis ini, juga menyinggung tentang masalah membayar zakat, baik itu zakat
fitrah maupun zakar harta. Karena sebagian hasil yang didapatkan,
ada hak orang lain di dalamnya.
Oleh karena itu, umat Islam diingatkan untuk menyisihkan sebagian harta untuk
memenuhi rukun Islam keempat ini.
Turut hadir pada Safari Ramadan di
Desa Boncah Mohang ini, Ketua TP PKK Bengkalis, Kasmarni, sejumlah Kepala SKPD,
anggota DPRD Bengkalis, Plt Camat Mandau, Sapon dan sejumlah tokoh masyarakat
setempat. Sebelum shalat Isya dan terawih berjamaah, di tempat yang sama juga
digelar acara buka puasa bersama dengan masyarakat Boncah Mohang.
Pada safari Ramadan, Amril juga
mengajak umat Islam untuk untuk menjauhkan dan menghindari segala bentuk keburukan, memelihara
niat baik, menjalin persaudaraan dengan penuh rasa
kekeluargaan, yang dilandasi dengan semangat persatuan dan kesatuan, untuk
mewujudkan kehidupan umat beragama yang berkualitas, harmonis, beriman,
bertaqwa, dan beramal shaleh.
Meskipun ada perbedaan, tetapi
perbedaan itu tidak boleh melahirkan permusuhan, justru sebaliknya, dengan
perbedaan, kita dapat melahirkan berbagai pandangan untuk mencapai
kesempurnaan.
Memasuki penggal kedua sepuluh hari
Ramadhan 1437 H, Amril juga mengajak seluruh umat Islam di Mandau, khususnya di Boncah Mahang untuk
memperbanyak amal ibadah, seperti ibadah tarawih di
masjid dan mushola, serta tadarus Alqur'an.
Kemudian, mari jadikan bulan penuh
berkah ini sebagai wahana pembinaan pribadi Muslim yang taqwa dan berakhlakul karimah, sehingga kita
semua dapat menjadi penebar kasih sayang di alam semesta atau pribadi-pribadi
yang rahmatan lil alamin. (Bku)