
Kepala Dinas Pendapatan Rohil, Drs Ferry H Parya.
Kepala Dinas Pendapatan Rohil, Drs Ferry H Parya.
ROHIL, Beritaklik.Com - Dinas Pendapatan Daerah Rohil menargetkan pendapatan di sektor Pajak
Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) mencapai Rp 5 miliar. Angka ini
naik 2 kali lipat dari tahun 2015, lalu atau sekitar Rp 2,4 miliar.
"Itu angka optimis kita Rp 5 miliar, kalau dicover secara maksimal bisa
saja mencapai Rp 11 miliar," kata kepala dinas pendapatan daerah Rohil,
Ferry Hendra Parya, saat dikonfirmasi, Rabu(29/6/2016).
Guna memaksimalkan pungutan pajak PBB-P2, menurutnya, diperlukan peran camat,
penghulu dan masyarakat. Oleh karena itu, jika ditemukan kekeliruan dalam
pendataan dan data supaya segera melapor.
"Kita minta segera supaya bisa diperbaiki datanya. Jika tidak uptodate
kita tidak akan terbitkan SPPT nya, sebab untuk menghapus hutang pajak sangat
sulit karena akan menjadi piutang bagi kita," ungkapnya.
Ferry menjelaskan, sebagai pilot projek (pengagas) dalam pembayaran pajak PBB-P2
secara online, dispenda Rohil, mengungkapkan bahwa pemberlakukan sistim ini
untuk mengantisipasi adanya penyimpangan.
"Saya pikir masyarakat semua sudah memahami dan mengikuti perkembangan
teknologi jadi tidak akan sulit mengaksesnya. Kemudahan lainya, pajak ini dapat
dibayarkan di bank riaukepri yang memiliki kantor cabang dimanapun,"
imbuhnya.(Bkw)