
Colok dengan miniatur masjid yang mempesona.
Colok dengan miniatur masjid yang mempesona.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kota
Bengkalis bermandi cahaya saat puluhan ribu lampu colok dinyalakan setelah
adzan Magrib berkumandang. Masyarakat pun tidak ketinggalan berbondong-bondong
mengitari jalan untuk menyaksikan Festival Colok yang dimulai pada malam 27
Ramadan, tepatnya Jumat (1/7/2016).
Berdasarkan
catatan panitia, ada sebanyak 47 kelompok tahun ini yang ikut menyukseskan
event budaya yang dikenal dengan sebutan Malam Tujuh Likur di kalangan
masyarakat Negeri Junjungan ini. Desa Simpang Ayam yang dua tahun
berturut-turut tampil sebagai juara, mendapat kehormatan menjadi tuan rumah
atau sebagai tempat pembukaan yang dilakukan langsung oleh Bupati Bengkalis,
Amril Mukminin, tadi malam.
Jika
tahun-tahun sebelumnya pembukaan dilakukan setelah Salat Magrib, untuk tahun
ini agak berbeda. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Amril Mukminin
setelah Salat Tarawih. Seperti dijangka sebelumnya, pembukaan Festival Colok
tahun ini lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebagai tuan rumah,
Desa Simpang Ayam menyuguhkan 4 menara colok raksasa dengan miniatur masjid
yang membuat mata pengunjung yang hadir terpesona.
Masyarakatpun
tidak mau ketinggalan menikmati indahnya cahaya lampu colok yang dipadu menjadi
satu, sehingga terbentuk beragam miniatur masjid yang indah dan mempesona.
Selain itu, ada juga berbentuk kaligrafi yang unik dan menarik dan lampion yang
susun berbentuk gapura.
Pantauan di
lapangan, jalan poros Desa Air Putih, Sungai Alam, Kuala Alam, Temeran dan
Penampi penuh sesak oleh masyarakat yang menyaksikan meriahnya Festival Colok.
Ada yang berjalan kaki, menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
Tak ayak
lagi, jalanpun penuh sesak sehingga menimbulkan kemacetan. Kondisi serupa juga
terjadi di sepanjang jalan poros Desa Pangkalan Batang, Meskom, Teluk Latak,
Simpang Ayam dan Perapat Tunggal. Masyarakat yang tidak mau melewatkan momen
yang hanya ada satu tahun sekali ini, mengabadikannya dengan kamera handphone
sambil selfi-selfian di depan menara colok. (Bku)