Bupati Bengkalis, Amril Mukminin menyerahkan santunan kepada kaum dhuafa Desa Sungai Batang Kecamatan Bengkalis.
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Safari
Ramadhan Bupati Bengkalis tahun 2016 berakhir di Desa Sungai Batang Kecamatan
Bengkalis, Minggu (3/7/2016) malam. Tepatnya di malam ke-29 Ramadan, Bupati
Amril Mukminin didampingi isteri Kasmarni serta sejumlah kepala SKPD
melaksanakan Salat Isya dan Terawih berjamaah di Masjid At-Taqwa, Desa Sungai
Batang, Kecamatan Bengkalis.
Dalam sambutannya,
orang nomor satu di Negeri Junjungan ini mengatakan, Safari Ramadhan yang
dilaksanakan pada bulan suci merupakan salah satu upaya untuk lebih mendekatkan
diri dengan masyarakat.
“Melalui pertemuan
ini, kami bisa langsung melihat maupun mendapatkan informasi tentang kondisi
yang terjadi di desa-desa. Juga melalui safari Ramadhan ini, kami akan berbagi
informasi tentang perkembangan dan program pembangunan Kabupaten Bengkalis
untuk lima tahun kedepan,†ujar Bupati.
Tentunya Bupati juga
berharap semoga silaturahim yang dibangun ini kian mengokohkan semangat
kebersamaan. Sehingga semuanya dapat memberikan partisipasi terbaik guna
menjadikan Kabupaten Bengkalis yang makmur dan maju dalam lindungan Allah
SWT.
“Aktivitas ibadah
yang dilakukan selama bulan Ramadan, kami harapkan jangan hanya menjadi
rutinitas selama satu bulan ini saja, tapi hendaknya harus diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari, tepatnya selama sebelas bulan kedepan. Sehingga kita
akan tercatat sebagai manusia yang sempurna di sisi Allah SWT,†pinta Bupati.
Dalam kesempatan
itu, Amril Mukminin juga mengucapkan selamat menyambut hari Raya Idul Fitri
1437 Hijriyah. “Semoga kita dapat berjumpa kembali dengan Ramadhan yang akan
dating, dan ibadah kita selama ini diterima oleh Allah SWT.,†sebutnya seraya
mengakhiri sambutan pada malam itu.
Hadir dalam safari
terakhir Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril, Plt Sekda H
Arianto, sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Bengkalis, Sekretaris
Camat Bengkalis Reza Nopriyanto dan Pj Kades Sungai Batang Muhammad Yusuf dan
masyarakat setempat. (Bku)