
BENGKALIS-Prestasi
bidang lingkungan hidup kembali diraih sekolah di Kabupaten Bengkalis untuk
tingkat Provinsi Riau. Sebanyak 10 sekolah meraih prediket peduli dan berbudaya
lingkungan Adiwiyata.
Kepastian tersebut diperoleh BLH Bengkalis melalui surat pemberitahuan dan undangan
Penghargaan Adiwiyata dari Kepala BLH Provinsi Riau tahun 2016 Nomor 660.1/BLHPLH/683Â
tanggal 11 Juli 2016.
Kepala
Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, H Arman AA melalui Sekretaris
Agusrizal, Rabu (13/7/2016) Â menjelaskan,
penyampaian penghargaan sekolah Adiwiyata akan dilakukan pada tanggal 18 Juli
2016.
"Bersempena upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2016
yang akan dilaksanakan pada Senin 18 Juli 2016 di lapangan Kantor Gubernur Riau,Â
Pemerintah Propinsi Riau akan memberikan penghargaan kepada sekolah peduli dan
berbudaya lingkungan Adiwiyata, termasuk untuk 10 sekolah di Kabupaten
Bengkalis," ujar Agus.
Lebih jauh Agus menjelaskan, 10 sekolah yang akan menerima penghargaan tersebut
berasal dari 5 kecamatan. Dari Kecamatan Pinggir adalah SMA 1 Pinggir dan SMKN
Pinggir. Satu sekolah dari Kecamatan Rupat yaitu SDN 8 Mesim. Dua dari Kecamatan
Bukitbatu, yaitu MTSN Bukitbatu dan SDN 18 Sungai Pakning. Dua dari Kecamatan
Mandau, yaitu SMPN 2 dan SMAN 7. Dan 3 sekolah dari Kecamatan Bengkalis, yaitu
SMAN 4, SMPN 1 dan SDN 12.
Ditambahkan Agus, sebenarnya Kabupaten Bengkalis mempersiapkan 11 sekolah untuk
mengikuti seleksi sekolah Adiwiyata Provinsi Riau Tahun 2016. Namun hanya 10
sekolah yang lolos dan berhasil meraih prediket Adiwiyata Provinsi Riau 2016. Satu
sekolah gagal karena tidak memenuhi standar penilaian yang telah ditentukan
oleh tim seleksi dari BLH Provinsi Riau.
Kepala BLH Bengkalis, kata Agus, berharap agar ke depan ke 10 sekolah ini akan
mampu lebih meningkatkan prestasinya hingga ke tingkat nasional dan
mandiri. "Akan kita siapkan 3
sekolah untuk dikirim ke Tingkat Nasional merebut prediket Sekolah Adiwiyata
Nasional yang diseleksi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Mudah-mudahan sekolah-sekolah tersebut mampu berprestasi dan meraih prediket
Nasional dan Mandiri," papar Agus.***