2 JCH Bengkalis Ditunda Keberangkatannya Hari Ini, Berikut Penyebabnya

Jumat, 12 Agustus 2016

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin melepas JCH Bengkalis ke Tanah Suci.

BENGKALIS-Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, pagi tadi (12/8/2016), secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Riau yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) IV Embarkasi Batam. Dari 445 JCH yang dilepas Amril di Aula Arafah Asrama Haji Batam, merupakan JCH asal Kabupaten Bengkalis. Sedangkan sisanya 45 JCH dari Kota Pekanbaru.

Sementara sesaat usai acara pelepasan, Kepala Bagian Kesejahteraan Sekretariat Daerah Bengkalis, H Eri Kesuma Pribadi menjelaskan, karena faktor kesehatan, dari 400 JCH asal Kabupaten Bengkalis, 2 JCH dipastikan ditunda keberangkatannya hari ini.

 

"Yaitu, Muhammad Nasir (64) asal Kecamatan Bengkalis dan Firmaliza (46) dari Mandau. Keduanya saat ini dirawat di rumah sakit Otorita Batam," jelas Eri Kesuma yang ikut melepas JCH di Asrama Haji Batam.

Katanya, Muhammad Nasir dirawat karena terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sedangkan Firmaliza diakibatkan kadar hemoglobin atau Hb rendah. Karena keduanya saat ini harus menjalani perawatan di rumah sakit Otorita Batam, maka Rudiana, istri Muhammad Nasir, juga ditunda keberangkatannya. Begitu pula  Alex Daros, suami Firmaliza. 

"Jadi total JCH asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Kloter IV yang ditunda keberangkatannya hari ini, sebanyak 4 orang. Sedangkan sisanya 396 JCH, alhamdulillah, tidak ada kendala untuk diberangkatkan," pungkasnya.

Terpisah, setelah mengetahui ada JCH yang terpaksa ditunda keberangkatannya karena masalah kesehatan, Amril mengajak seluruh umat Islam di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini mendoakan agar keduanya segera pulih seperti sedia kala.

"Mari kita doakan semoga keduanya kembali sehat wal'afiat, sehingga keempat JCH asal daerah kita tersebut dapat segera diberangkatan bersama JCH Kloter berikutnya," ajak Amril didampingi istri Kasmarni. 

Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, kesehatan modal utama untuk melaksanakan ibadah. Termasuk dalam menunaikan ibadah haji. Karenanya, setiap jamaah calon haji (JCH) agar senantiasa menjaga kesehatan. Apalagi tahun ini diperkirakan cuaca di Arab Saudi jauh lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya.

 

"Setiap JCH harus pandai membawa diri. Jaga pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, minum air yang cukup dan melakukan aktivitas seperlunya, sehingga tidak menguras tenaga. Kalau perlu dan dirasa tidak mengganggu pelaksanaan ibadah, jangan malu membawa air minum kemana pergi," pesannya ketika melepas secara resmi JCH Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) IV Embarkasi Batam, pagi ini (12/8/2016).

 

Acara pelepasan itu dilaksanakan di Aulah Arafah 2 asrama haji Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dia juga tak lupa mengingatkan, agar seluruh JCH diharapkan benar-benar mempelajari manasik haji. Fokus kepada rukun wajib haji dan tidak memforsir ke ibadah sunnah. Pasalnya, sebagai JCH yang termasuk dalam Kloter yang lebih awal diberangkatan ke tanah suci, seluruh JCH Kloter IV ini juga baru akan wukuf sekitar satu bulan ke depan.

"Jadi harus bisa menjaga diri, agar rukun-rukun haji tidak terganggu," imbuhnya, sembari berpesan agar tidak lupa menggunakan masker agar tidak mudah terserang penyakit saluran pernapasan. 

Ditambahkannya, seluruh JCH harus mentaati peraturan karena melaksanakan ibadah haji bukan hanya pribadi, tetapi dilakukan secara kebersamaan. Apalagi peraturan yang ada dimanapun, dibuat bukan untuk orang-perorangan.


"Intinya, patuhi segala aturan, baik itu yang ditetapkan Pemerintah Indonesia maupun yang berlaku di Arab Saudi. Begitu pula dengan arahan atau petunjuk yang disampaikan ketua regu, ketua rombongan, ketua kloter, tenaga medis maupun petugas haji lainnya," pesannya lagi.

 

JCH yang tergabung dalam Kloter IV terdiri dari 445 orang. Terdiri dari 400 JCH yang berasal dari 8 kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Sedangkan sisanya 45 orang merupakan JCH dari Kota Pekanbaru.

 

Usai dilepas secara resmi, sekitar pukul 07.30 WIB, mereka langsung berangkat menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dengan menggunakan sekitar 10 bus yang disediakan panitia pemberangkatan.

 

Selanjutnya, mereka meninggalkan tanah air menuju Madinah Al Munawwarah sekitar pukul 09.30 WIB dengan menggunakan pesawat dari maskapai Kerajaan Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines.

Pesawat yang membawa JCH Kloter IV ini, diperkirakan bakal mendarat di Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah, sekitar pukul 17.30 WIB petang ini, atau sekitar pukul 13.30 siang waktu Arab Saudi.***