Danrem 031 Wira Bima Tinjau Karhutla Rohil

Rabu, 17 Agustus 2016

DANREM 031/wb Brigjen Nurendi, meninjau langsung kondisi karhutla di Rohil.

DANREM 031/wb Brigjen Nurendi, meninjau langsung kondisi karhutla di Rohil.
ROHIL, Beritaklik.Com -
Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Nurendi, meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tepatnya di Teluk Bano II, kecamatan Pekaitan, kabupaten Rokan Hilir, Selasa (16/8/2016), kemarin.

Dalam peninjauanya, danrem 031 /WB Brigjen TNI Nurendi didampingi Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Bambang Sukisworo, bupati Rohil, H Suyatno dan Kasdim, Mayor Inf Kadek dan Kepala badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) propinsi Riau.

Untuk menambah satgas pemadam kebakaran, TNI juga menerjunkan sebanyak 90 personil yang terdiri dari 30 orang personil dari satuan Yon Arhanud 13, 30 orang personil Denrudal 004, 30 orang personil Yonif 132 melakukan secara terpadu. Susahnya akses menuju kelokasi kebakaran, untuk mencapai lokasi rombongan Danrem terpaksa menempuh jarak sekitar 70 kilometer dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam kesempatan itu Danrem memberikan motivasi kepada seluruh personil yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), seperti personil TNI, Polri, Brimob, Satpol PP dan Badan Penaggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Danrem menduga kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir sengaja dibakar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dirinya meminta kepada seluruh satgas pemadam api agar terus meningkatkan kewaspadaan serta mengoptimalisasi pemadaman api baik darat maupun udara, jika perlu tangkap para pelaku pembakaran.

Selain itu, semua pihak dapat turut membantu melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan, baik dari pemerintah daerah. Danrem menegaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT Jatim untuk menyediakan peralatan pemadam api. Selain Kabupaten Rokan Hilir yang menjadi prioritas pemadaman api adalah Kota Dumai.

Ditambahkan, dalam waktu dekat pihaknya dan Pemda Rohil akan melakukan operasi Yustisia, yakni penertiban masyarakat diwilayah perbatas antar propinsi di masing-masing kabupaten. Yakni antar Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Labuhan Batu Selatan (Labusel), Kota Dumai-Sinaboi Rohil dan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dengan Labuhan Batu Utara (Labura).

"Seluruh penduduk diwilayah diperbataasan akan diperiksa dan ditertibkan, jika terdapat orang yang tidak jelas kita akan kembalikan. jika ditemukan rumah atau pemukiman yang tidak jelas berdiri lokasi hutan lindung rubuhkan,'' imbuhnya.(Bkw)