
Para siswa foto bersama Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Bunda PAUD Kasmarni, Plt Sekda H Arianto dan Plt Kadisdik Edi Sakura, Rabu (26/10/2016).
BENGKALIS - Dalam mengembangkan pendidikan
usia dini, tidak hanya dibebankan pada lembaga pendidikan usia dini, namun
butuh peran aktif dan kepedulian semua pihak. Perlu adanya langkah-langkah
konkrit, untuk membangun karakter anak-anak sebagai penerus bangsa, dari semua
stakeholder yang ada. Karena, masa depan anak akan bergantung dari bagaimana
kita merawat dan mendidiknya sejak usia dini.
Hal tersebut ditegaskan Bunda Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD) Kabupaten Bengkalis, Kasmarni Amril saat menghadiri pembukaan lomba
kreativtas anak-anak TK se-Kabupaten Bengkalis di Gedung Daerah Datuk Laksamana
Raja Dilaut, Rabu (26/10/2016).
Dijelaskan istri Bupati Bengkalis, usia dini dengan
rentang usia 0-6 tahun merupakan periode emas bagi perkembangan anak dalam
memperoleh proses pendidikan. Periode ini merupakan tahun-tahun berharga bagi
seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya.
"Perkembangan yang diperoleh pada periode ini,
berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya, hingga masa dewasa. Untuk
itu PAUD dalam bentuk pemberian rangsangan dari lingkungan terdekat sangat
diperlukan guna mengoptimalkan kemampuan anak," jelasnya.
Dihadapan puluhan guru-guru TK se-Kabupaten
Bengkalis, Kasmarni juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para guru
TK maupun PAUD. Karena mengemban tugas sebagai guru bagi anak-anak usia emas
tersebut.
Dikatakannya, mengajar pada anak-anak pada usia dini
seperti menulis diatas batu atau kertas kosong yang belum dicorat-coret. Hal
ini dikarenakan ilmu apapun yang diajarkan di usia belia akan diserap dan
bertahan dalam ingatan mereka.
"Oleh karena itu, guru TK atau PAUD sebagai
salah satu faktor penting dalam pendidikan diharapkan mampu mendidik anak
didik, bukan hanya cerdas intelektual, namun juga memiliki keimanan yang
baik," harapnya.
Diketahui, lomba kreativitas anak-anak TK
se-Kabupaten Bengkalis yang ditaja Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis ini
diikuti 104 peserta. Lomba yang dipertandingkan adalah tari kreasi, lomba baca
puisi dan lomba baca doa pendek.
Kegiatan yang semula dijadwalkan di Lapangan Tugu ini dibuka secara resmi Bupati Bengkalis, juga dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah H Arianto, Plt Kepala Dinas Pendidikan Edi Sakura dan sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Bengkalis.***