
ROHIL- Rencana pembangunan jembatan Sinaboi di
Kecamatan Sinaboi akhirnya ditunda pembangunannya, mengingat terjadinya defisit
anggaran sehingga kegiatanya tidak dapat dianggarkan kedalam Anggaran
Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2016-2017.
Hal ini terungkap pada rapat dengar pendapat
antara Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Rohil bersama Tim Panggar Pemkab Rohil,
yang membahas RAPBD Rohil 2017 di Gedung DPRD Rohil di Jalan Merdeka,
Bagansiapiapi, Selasa lalu.
"Faktor defisit anggaran dan rencana yang
sudah disusun dalam program kerja dibatlakanÂ
pihak eksekutif di APBD 2017," kata Wakil
Ketua III DPRD Rohil Syarifuddin, usai rapat dengar pendapat antara
Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Rohil bersama Tim Panggar Pemkab Rohil, dalam
pembahasan RAPBD Rohil 2017 di Gedung DPRD Rohil.
Menurutnya, dari hasil rapat telah disepakati
karena defisit anggaran, biaya pembangunan jembatan Sinaboi bersumber dari
Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Meski demikian, pihaknya terus
berupaya supaya berbagai program kegiatan skala prioritas dapat berjalan meski
defisit terjadi.
Sebagaimana diketahui Jembatan Sinaboi
menghubungkan Kelurahan Sinaboi dengan Kepenghuluan Sinaboi, dibangun dengan
menggunakan material dari kayu dan papan sejak tahun 2009 hingga saat ini.
Adapun lebar jembatan mencapai 5 meter dan panjang lebih kurang 60 meter.
"Kondisi jembatan kini sangat mengkhawatirkan
karena kayu mengalami pelapukan secara alami, akibatnya jembatan menjadi kurang
aman untuk dilintasi pengendara. Kami berharap jembatan permanen segera
dibangun," harap Irwan warga Sinaboi.(adv)Â