
ROHIL-Mobil dinas (Mobnas) yang dipakai mantan
anggota DPRD Rohil periode 2009-2014 banyak yang belum dikembalikan ke negara.
Akibatnya, pihak sekretariat DPRD Rohil terkendala melakukan inventarisasi.
"Memang belum ditarik. Kita (DPRD Rohil) tidak
sanggup untuk menarik mobdin tersebut dan soal penarikan diserahkan sepenuhnya
kepada bupati," kata Sekretaris DPRD Rohil H Syamsuri Achmad, usai rapat
pembahasan RKUA dan RPPAS di kantor DPRD Rohil, Bagansiapiapi.
Menurutnya, penarikan aset milik daerah ini harus
dilakukan sesuai dengan aturan dilakukanya inventarisasi daerah secara
menyeluruh baik terhadap aset pemerintah yang bergerak maupun tidak.
Kebalikanya, jika tidak dilakukan maka dikhawatiekan dapat menimbulkan polemik
menyangkut kewibawaan daerah.
Ia menambahkan, setelah aset dapat ditarik
selanjutnya aset akan dijual melalui proses pelelangan sebagaimana telah diatur
dalam perdanya. Namun demikian, jika aset mobil dinas dalam kondisi baik, dapat
digunakan bagi anggota dewan yang membutuhkan.(way)