
ROHIL- Warga Kecamatan Pujud menyampiakan protes
keras terhadap pihak kontraktor pelaksana penambalan Jalan lintas Pujud yang
tak kunjung tuntas. Parahnya kondisi jalan membuat pengendara sulit melintasi
jalan tersebut.
"Prosesnya sedang berjalan, Kita minta
masyarakat bersabar karena sebahagian jalan sedang dikerjakan. Kegiatan itu
tetap dalam pengawasan pihak legislatif ," ungkapÂ
anggota DPRD Rohil, Jufrizan, menyikapi soal
tambal sulam jalan tersebut, di Bagansiapiapi.
Dikatakan, Jalan lintas Pujud menuju Kabupaten
Rokan Hulu menjadi akses transportasi yang digunakan masyarakat sehari-hari
untuk membawa hasil panen, dagang dan lainya. Oleh karena itu, pihak rekanan
dapat mengesa pekerjaan tersebut.
Menurutnya, kelas jalan lintas Pujud yang seharusnya
hanya untuk dilalui mobil muatan dengan kapasitas 8 ton menjadi rusak karena
dilalui kenderaan bermuatan lebih. Mengantisipasinya, sebut Jufrizan, rekanan
harus lebih memperhatikan mutu kualitas jalan.
"Penting kita ingatkan tetang kualitas jalan
supaya jalan lebih tahan lama dan tidak cepat rusak, dan kegiatan tambal sulam
jalan bukan hanya untuk proyek mencari keuntungan besar, leboih dari itu supaya
pengendara bisa nyaman melintasi jalan tersebut," imbuhnya.(way)