Disperindag Harus Perketat Masuknya Produk Makanan Jelang Puasa

Jumat, 24 Juni 2016

ROHIL- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1437 Hijriah yang jatuh pada Senin 6 Juni mendatang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hilir untuk memperketat pengawasan terhadap harga pasar dan masuknya produk dari luar.

“Kita minta Disperindag selain melakukan pemantauan harga sembako yang saat ini katanya terjadi kenaikan, juga diminta untuk memperketat pengawasan agar produk dari luar tidak masuk. Selain itu, pedagang juga harus diberikan pembinaan agar mereka tidak mengambil kesempatan dengan menaikan harga menjelang Ramadhan ini,” pinta anggota DPRD Rohil, Murkan Muhammad Spdi, Kamis (2/6) di Bagansiapiapi.

Murkan mengakui, kalau saat ini memang ada beberapa kebutuhan pokok harganya terjadi kenaikan yang katanya ada berkaitan dengan bencana alam di Sinabung Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Namun demikian, Disperindag juga harus memberikan pembinaan kepada para pedagang agar kenaikan harga pasar tidak terlalu tinggi. “Menaikkan harga boleh, namun janganlah sampai kenaikan harga itu sampai mencekik masyarakat,” ujar Murkan.

Politisi Partai Demokrat Rohil ini juga mengingatkan, Disperindag untuk memperketat pengawasan. Karena biasanya di setiap perayaan hari besar seperti Ramadan ini tidak tertutup kemungkinan produk-produk dari luar seperti Malayasia masuk ke Rohil.

“Di Rohil ini kan paling banyak ‘pelabuhan tikus’ dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malayasia. Jadi instansi terkait harus memperketat pengawasan,” tegasnya.

Disperindag jangan hanya menunggu isu adanya barang-barang kadaluarsa dan sebagainya baru turun ke lapangan, karena tidak tertutup kemungkinan di pasaran atau di sejumlah mini market yang ada beredar barang-barang kadaluarsa yang masih dijual. “Kita tidak ingin beredarnya barang-barang kadaluarsa yang tidak layak dikonsumsi itu membahayakan masyarakat,” pintanya.(adv)