
BENGKALIS.Peristiwa musibah terbakarnya KM Samudera Lestari di perairan Tanjung Jati Bengkalis, menyisakan kisah trauma bagi 11 orang anak buah kapal kayu tersebut. Mereka sempat terapung di laut setelah meloncat dari kapal untuk menghindari dari jilatan api. Beruntung ada kapal lain yang melewati alur itu sehingga kesebelas ABK itu bisa diselamatkan.
Kepala Syahbandar Bengkalis Muhammad Fikri didampingi stafnya Syafrizal, Senin
(20/5), menjelaskan bahwa 11 ABK kini diamankan di Kantor Syahbandar Bengkalis.
Mereka masih dalam pemeriksaan terkait terbakarnya kapal yang bermuatan barang
campuran dengan tujuan Batam.
"Mereka masih trauma karena sempat terjun ke laut begitu melihat api sudah
berkobar di dalam kapal. Untung ada KM Banda yang lewat di alur itu dan
langsung menyelematkan semua ABK. Makanya dalam melakukan pemeriksaan kita
sesuaikan dengan kondisi psikis mereka,"ujar Fikri.
KM Samudera Lestari merupakan kapal kargo milik perusahaan PT Lestari Indoma
Bahari Dumai, yang memuat barang kebutuhan harian seperti sayur-sayuran,
barang-barang Telkom, paket pos dan lainnya. Semua barang-barang yang ada di
kapal tersebut terdata dan seuai dengan manifest.
"Dokumen perjalanan kapal berikut muatannya lengkap dan sah. Muatan kapal
semuanya terdata di manifest. Hasil penyelidikan penyebab kapal murni musibah,
tak ada faktor lain ataupun kalalaian," ujar Fikri.
Berdasarkan keterangan dari ABK lagi, tambah Fikri, api berasal dari
kamar mesin. Motor induk kapal yang ada di kamar mesin meledak yang kemudian
memicu kebakaran. ABK sudah melakukan upaya pemadaman, namun api malah
makin membesar sehingga mereka memutuskan menyelamatkan diri dengan terjun ke
laut.
"Syahbandar Bengkalis bersama Airut dan Syahbandaf Dumai berupaya
melakukan pedamanan, namun karena kapal terbuat dari kayu upaya penyelataman
jadi sia-sia. Kapal akhirnya tenggelam setelag semua badan kapal hangus
terbakar jadi arang,"tutur Fikri.
Setelah BAP ABK selesai, Syahbandar akan melakukan pemeriksaan terhadap agen
kapal PT Lestari Indoma Bahari dan pemilik kapal bernama Jais yang berdomilisi
di Dumai.
"Kebakaran kapal ini murni musibah. Kita belum tahu pasti berapa kerugian
akibat peristiwa ini karena kita belum lakukan pemeriksaan terhadap agen dan
pemilik kapal,"ucap Fikri lagi.
KM Samudra Lestari bernomor lambung GT-198/628 PPJ terbakar jadi arang dan
tenggelam pada posisi 0142481N 10200419E perairan Tanjung Jati, Sabtu
sekitar pukul 04.30 WIB . Kapal berkapasitas 300 ton ini mengangkut
sayur-sayuran dan buah-buahan dari kota Dumai menuju Batam terbakar akibat
konsleting listrik dibagian mesin.(bku)