Kumpulkan Kepsek SD dan SMP, Kadisdik Bengkalis: Tidak Boleh Ada Pungli

Kamis, 02 Februari 2017

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura beserta jajarannya menggelar pertemuan dengan seluruh kepala sekolah mulai dari TK/PAUD, SDN, SMPN se-Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil, Kamis (2/2/2017).

SUNGAIPAKNING–Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura beserta jajarannya menggelar pertemuan dengan seluruh kepala sekolah mulai dari TK/PAUD, SDN, SMPN se-Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil, Kamis (2/2/2017). 

Peretamuan yang dipusatkan di Aula Wisma Pertamina RU II Sungai Pakning itu, selain dihadiri sejumlah Kepala Sekolah, juga terlihat Kepala UPTD Pendidikan Bukit Batu, Sofyan dan Kepala UPTD Pendidikan Siak Kecil, Suyono.

 

Adapun maksud dari pertemuan itu adalah untuk melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) sosialisasi Neraca Pendidikan Daerah (NPD) dan juga hal yang berkaitan dengan manajemen sekolah.

 

Kepala Disdik Kabupaten Bengkalis Edi Sakura dalam pengarahannya mengatakan, NPD merupakan salah satu cara untuk menggali informasi penting tentang potret pendidikan dan penganggaran pada suatu daerah. Dengan memahami NPD, setiap orang tidak saja dapat mengetahui besaran anggaran pendidikan dan kinerja suatu daerah tetapi juga dapat berpartisipasi aktif dalam memecahkan berbagai masalah pendidikan.

 

“Bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, NPD dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun kebijakan dan meningkatkan kinerjanya, sekaligus untuk memperkuat ekosistem pendidikan dalam meningkatkan mutu dan akses pendidikan. Dengan data yang disajikan pada NPD ini pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi lebih optimal demi mewujudkan pendidikan yang bermutu, terjangkau dan berkeadilan,” ujarnya.

Sedangkan manfaat NPD, papar Edi Sakura, antara lain untuk meningkatkan koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah untuk melaksanakan desentralisasi pendidikan, menerapkan sistem pembiayaan pendidikan berbasis kinerja pada semua jenjang pemerintahan termasuk penerapan desentralisasi asimetris untuk bidang pendidikan.

 

“NPD juga bermanfaat untuk mendorong pelaksanaan manajemen berbasis sekolah, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan di bidang pendidikan dan dapat
memperkuat ekosistem pendidikan melalui sinergi antara pemerintah, pelaku dan pegiat pendidikan, media, orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.” tuturnya.

 

Selain NPD, pertemuan itu juga membahas tentang pengganjian guru, komite sekolah, honorer, dan juga menekankan tidak boleh adanya praktik pungutan liar (Pungli) di sekolah. “Tidak boleh ada pungli di sekolah, kecuali sumbangan sukarela dari komite yang terdiri dari masyarakat dan wali murid,” pesan Edi Sakura.

 

Hadir dalam pertemuan itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP, Kabid SD, Kabid Ketenagaan dan staf di lingkungan Disdik Bengkalis.***