
BENGKALIS.Situs atau halaman web Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Bengkalis yang memuat informasi dan pengumuman kegiatan pengadaan barang dan jasa, hampir tiga minggu tidak bisa diakses. Bagian Pengelola Data Elektronik Setdakab Bengkalis mengatakan hal itu disebabkan serangan virus.
Tidak berfungsinya web LPSE Bengkalis sebagai sarana penyedia informasi kegiatan pengadaan barang dan jasa patut dipertanyakan. Apalagi lagi sudah hampir tiga minggu tidak dapat dibuka atau diakses kalangan rekanan atau masyarakat umum.
“Ini aneh, sudah tiga minggu web LPSE tidak berfungsi, tapi tak ada upaya perbaikan. Akibatnya kalangan rekanan mengeluh karena informasi kegiatan pengadaan barang dan jasa di SKPD-SKPD yang dilelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) tertutup dan kita kembali ke cara manual, mendatangi kantor ULP mendapatkan informasi,” tukas Syafril Naldi, pengamat pembangunan Bengkalis, Minggu (19/5).
Dipaparkan pria yang juga sekretaris Forum Komunikasi Antar Lembaga (FOKAL) Bengkalis ini, jangan sampai ada proses kegiatan pengadaan barang dan jasa yang ditutupi. Atau menurutnya, ada unsur kesengajaan untuk menutupi sejumlah pelelangan kegiatan tertentu di beberapa SKPD, dengan merusak situs LPSE Bengkalis sehingga tertutup untuk umum.
“Bagaimana kalangan kontraktor di Bengkalis ini bisa berkembang, mengikuti pelelangan secara elektronik yang mulai diberlakukan tahun 2014 mendatang. Untuk mendapatkan informasi kegiatan pengadaan barang dan jasa saja, sarananya bisa terserang virus berminggu-minggu,” uajr Syafril Naldi heran.
Sementara itu Kasubag Telematika PDE Setdakab Bengkalis Zulkifli ditemui mengatakan bahwa macetnya web LPSE Bengkalis murni karena ada serangan virus. Bagian PDE terus berupaya memperbaiki jaringan situs tersebut, walau sudah dibersihkan namun masih belum maksimal. Diduga serangan virus ke situs LPSE Bengkalis dilakukan dari luar, menyerang sistem jaringan ke dalam sehingga sulit dibuka.
“Kita sudah membesihkan virus yang menyerang dengan melakukan format ulang. Akan tetapi serangan virus yang terjadi diduga terjadi pada soft domain yang diserang dari bawah, merusak sistem kerja LPSE Bengkalis. Jadi macetnya situs LPSE Bengkalis, sejauh ini kita meyakini dikarenakan terserang virus,”jelas Zulkifli.
Disinggung apa solusinya, ia mengemukakan bahwa pihak PDE Bengkalis sudah melaporkan hal tersebut ke LKPP PusatUntuk situs ini sudah di-handle internet service provider (ISP) di Pekanbaru, sebagai solusi jangka pendek. Sedangkan solusi jangka panjang adalah data base di hosting ke luar sebagai antisipasi penyerangan virus.(bku)