Imej Bengkalis Pensuplai Asap Harus Dihilangkan

Rabu, 22 Mei 2013

BENGKALIS.Imej Bengkalis sebagai salah satu pensuplai kabut asap setiap kali trjadi musim kemarau yang ditandai dengan kebakaran hutan dan lahan harus dihilangkan. Salah satu solusinya adalah menyiapkan sarana pemadam kebakaran yang memadai.

“Sejak beberapa tahun belakangan, ketika lahan perkebunan dan hutan tanaman industri (HTI) dibuka dalam skala besar di sejumlah kecamatan, karhutla-pun terus menjadi ancaman serius. Hampir setiap musim panas di beberapa kecamatan terjadi kebakaran hutan dan lahan yang berujung pada kabut asap,” ungkap Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, Rabu (22/5).

Politisi muda PKS ini berharap, julukan atau imej Bengkalis sebagai salah satu penyumbang kabut asap harus segera dihilangkan. Apalagi selama ini karhutla selalu di kecamatan Bukitbatu karena disana ada perkebunan kelapa sawit dalam skala besar serta HTI.

Solusi mengatantisipasi karhutla antara lain memenuhi sarana pendukung pemadam kebakaran, khusus di daerah-daerah sulit dijangkau yang berada diatas lahan gambut. Seperti di kecamatan Bukitbatu, mayoritas lokasi karhutla sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran, sehingga upaya pemadaman berlangsung lama.

“Pada tahun anggaran berikutnya kita meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Bengkalis mengajukan usulan anggaran pembelian mobil khusus untuk daerah-daerah rawan karhutla. Seperti mobil water cannon-lah, yang bisa menempuh lokasi atau medan berat,”saran Jamal.

Kemudian di setiap lokasi yang rawan karhutla dibangun menara pemantau dengan jarak pantau maksimal. Selanjutnya penambahan petugas pemadam kebakaran juga harus dilakukan, dimana petugas ini ditempatkan di kecamatan-kecamatan yang sering terjadi karhutla berikut sarana pendukungnya.

“Selama ini kita di Bengkalis dikategorikan daerah pensuplay kabut asap secara nasional. Karena dampak dari karhutla yang terjadi, sampai ke negara tetangga Malaysia dan Singapura serta Thailand,” ujarnya mengakhiri.(bku)