Jadikan MTQ Ke–1 Talang Muandau Pondasi Membangun Generasi Muda Cinta Alquran

Selasa, 24 April 2018

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin membuka MTQ Kecamatan Talang Muandau, Senin malam (23/4/2018).

TALANG MUANDAU - Meskipun pelaksanaan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis setiap tahunnya, baik itu dimulai dari tingkat desa/keluraan, kecamatan hingga tingkat kabupaten, namun pada perhelatan MTQ pertama kali  di Kecamatan Talang Muandau ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin berharap kegiatan tersebut dapat dijadikan sebagai pondasi khususnya untuk para generasi muda, agar cinta terhadap Alquran dan gemar membacanya.


Sesuai dengan tema “kita jadikan MTQ ke- I tingkat Kecamatan Talang Muandau sebagai pondasi membangun generasi muda  dan masyarakat gemar mengaji, demi terwujudnya manusia islami di Negeri Junjungan”.

Hal itu disampaikan saat memberikan pengarahan pada pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-I tingkat Kecamatan Talang Muandau, Senin (23/4/2018) malam di Lapangan Sepak Bola Desa Beringin.

"Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa generasi muda bangsa  kita senantiasa berada dalam ancaman bahaya. Dunia informasi dan telekomunikasi yang canggih  dengan arus globalisasi, hal tersebut sangat memungkinkan untuk berbuat kemaksiatan," tutur mantan Kepala Desa Muara Basung.

Sambung orang nomor satu Bengkalis, kemajuan informasi dan telekomunikasi tersebut jika tidak dibarengi dengan bekal iman yang tangguh dan  pemahaman keagamaan yang kuat serta  pendidikan moral yang mumpuni, nilai-nilai negatif dari arus globalisasi sangat mudah menggoyahkan generasi muda ke dalam lautan  yang tidak bertepi. Melalui berbagai media informasi dan telekomunikasi, banyak generasi muda tergiur dan tertipu dengan slogan-slogan yang menyesatkan tersebut tanpa disadari mereka telah jauh dari agama dan sentuhan Alquran.


"Kami menilai  program maghrib mengaji bisa menangkal arus globalisasi yang  negatif. gemar mengaji juga dapat mencegah berbagai tindakan negatif para remaja, terutama tindakan asusila yang saat ini sering terjadi," ungkap Amril.

Selanjutnya ditambah Bupati Bengkalis , melalui gemar mengaji, setiap maghrib anak-anak diajak untuk mengaji. selain mengaji juga dibarengi dengan mempelajari  Alquran dan kandungannya. Hal ini dimaksudkan agar generasi muda mencintai Alquran dan pembelajaran  yang terkandung di dalamnya sejak usia dini. menciptakan generasi yang penuh iman, hormat menghormati, berbudi pekerti tinggi sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan dalam al qur’an.

Tampak hadir Asisten, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Anggota DPRD Bengkalis, Camat, Desa/Lurah Se-Kecamatan Talang Muandau serta sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***