
BANGKINANG- Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Kampar hingga saat ini masih kesulitan untuk memenuhi stok darah yang membutuhkan 200 kantong darah per-bulan. Hal ini di sebabkan karena darah yang masuk ke PMI tidak sebanding dengan permintaan masyarakat.
"Kesulitan darah ini kita rasakan disaat memasuki bulan suci Rhamadan,diakui Wakil Ketua PMI Cabang Kabupaten Kampar Tanzili Ali didamping Kepala Markas PMI Kampar, Hj Misrahayati, senin (27/5) di Bangkinang, yang mengaku bulan suci ramadhan kegiatan penggalangan donor darah terhenti karena puasa, hanya saja donor darah pengganti yang bisa dilakukan dimalam harinya.
Justru itu, untuk memenuhi kebutuhan darah ini PMI Cabang Kabupaten Kampar tak henti-hentinya melakukan bhakti sosial dan donor darah sekaligus mensosialisasikan kesetiap dinas dan instansi serta organisasi kemasyarakat untuk melakukan kegiatan donor darah.
Diungkapkannya, permintaan darah PMI Kampar saat ini sekitar 200 kantong darah perbulannya. "Darah masuk ke PMI tidak sebanding dengan permintaan masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan darah ini PMI Kampar gencar melalukan bhakti sosial dan donor darah dan dengan kegiatan ini kita berharap masyarakat mau mendonorkan darahnya."sebutnya.
Dikatakannya "kesulitan darah ini sangat dirasakan pada bulan Rhamadan, sebab kebutuhan darah tersebut bisa meningkat untuk persiapan habis lebaran karena pada saat bulan Rhamadan sangat sulit mendapatkan darah, disamping masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah". Tuturnya sembari menyatakan kebutuan darah tersebut bagi Permintaan darah rata-rata untuk pasien operasi, melahirkan, dan kecelakaan.(bkmr)