
Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, H Indra Putra melepas Kontingen Laskar Melayu Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis.
BENGKALIS–Bupati Bengkalis diwakili Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, H Indra Putra resmi melepaskan Kontingen Laskar Melayu Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis dalam rangka mengikuti ajang Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONER) IX di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pelepasan kontingen dilaksanakan di Aula Alfarabi STAIN Bengkalis, Jumat
(12/7/2019). Jumlah peserta kontingen yang dilepas sebanyak 82 orang termasuk
pimpinanan dan ofisial.akan berangkat dari Bengkalis tanggal 13 sampai dengan
22 Juli 2019. Adapun cabang yang diikut, cabang olahraga, seni dan riset.
Dalam arahan Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwakili Asisten II H Indra Putra
mengatakan, selamat kepada mahasiswa  yang dipercayai untuk mengikuti
ajang Pionir IX di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Berjuanglah sekuat tenaga, minta  dan berdoalah kepada Allah tuhan yang
maha kuasa agar bisa meraih prestasi gemilang, sesuai harapan semua.
“Pekan ilmiah olahraga seni dan riset ini merupakan langkah awal untuk
menunjukkan kualitas mahasiswa STAIN Bengkalis, sekaligus unjuk kebolehan
dihadapan seluruh perguruan keagamaan islam negeri se-Indonesia,†ujar Amril.
Selanjutnya Amril menambahkan, selain menjadikan prestasi sebagai target,
kegiatan olahraga, seni dan riset melalui pionir yang diikuti tersebut, juga
diharapakan menjadi media pendidikan karakter untuk pembiasaan nilai-nilai
kecerdasan, keterampilan, pengendalian emosional, disiplin, sportivitas,
demokratis, persatuan dan kesatuan serta bertanggungjawab.
“Semoga melalui ajang pionir ini dapat melahirkan atlet yang berkualitas,
sehingga bisa mewakili Indonesia khususnya Kabupaten Bengkalis dalam ajang
multi event nasional bahkan intetrnasional, kami berpesan kepada seluruh
peserta pionir STAIN, untuk menunjukkan sikap sportif dalam mengikuti seluruh
pertandingan,†doanya.
Sementara itu Ketua STAIN Bengkalis H Samsul Nizar, berpesan kepada mahasiswa
yang mengikuti ajang pionir di Kota Malang untuk menjaga nama baik orang tua,
kampus dan daerah, selama berada ditempat orang. Selain itu selama mengikuti
ajang tersebut jujung tinggi sportivitas karena itu salah satu bagian dari
menjada nama baik.
"Sebagai orang melayu itu seharusnya menjunjung tinggi sopan santun,
terlebih lagi kampus kita berlogo laskar melayu, maka kita harus menunjuk
prilaku yang baik, raih prestasi dengan cara baik dan benar," ujarnya.
Melalui ajang tersebut, Samsul juga berharap kepada mahasiswa agar menunjuk
kemampuannya, kerana ini merupakan kesempatan yang baik jangan disia-siakan,
mengingat jika kalian beprestasi bukan hanya mengharumkan nama baik STAIN,
namun juga nama Kabupaten Bengkalis berjuluk Negeri Junjungan ini.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua STAIN Bengkalis H. Samsul Nizar,
Wakil ketua III Wira Sugiarto, perwakilan dari KONI Bengkalis dan
sejumlah ofisial.***