Hampir tak Ada RT di Riau yang Bebas Narkoba

Ahad, 02 Juni 2013

PEKANBARU - Tingkat penyalahgunaan narkotika di Indonesia kian hari kian meningkat dan mengkhawatirkan. Vonis hukum yang rendah serta lemahnya perhatian pemerintah membuat penyalahgunaan narkotika susah untuk dibendung.


Demikian disampaikan Ketua DPD Granat Riau, Freddy Simanjuntak dalam sambutannya saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Rayon Perguruan Tinggi (DPR-PT) Granat Riau di gedung Perpustakaan Soeman HS, Sabtu (31/5).


"Saat ini boleh dibilang hampir tidak ada satu RT (Rukun Tetangga) pun di Riau yang bebas narkoba. Ini jelas mengkhawatirkan. Sayangnya hukuman yang diberikan kepada para pengedar masih rendah, bahkan belum ada kasus hukuman mati bagi pengedar di Riau, padahal di daerah ini pernah ditemukan pabrik ekstasi," katanya.


Menurut Freddy, Riau menjadi 'surga' bagi mafia narkotika karena mudahnya untuk memasukkan barang haram tersebut. "Banyaknya pelabuhan tikus membuat para mafia mudah memasukkan narkotika ke seluruh pelosok Riau. Ini harus benar-benar diwaspadai oleh penegak hukum," katanya.
Selain penegakan hukum yang tegas, penyalahgunaan narkotika harus diantisipasi dengan langkah preventif. Peran serta masyarakat di berbagai lini harus terus ditingkatkan. "DPD Granat Riau terus berupaya mengajak masyarakat peduli dengan bahaya narkoba, kami terus membentuk susunan organisasi hingga kecamatan, termasuk di perguruan tinggi seperti yang hari ini kita lantik pengurusnya," kata Freddy.


Acara pelantikan juga diisi dengan dialog interaktif dengan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau dan Wakil Ketua PWI Riau, Satria Utama Batubara.


Usai pelantikan para pengurus DPD Granat Riau dan DPR-PT Granat Riau menggelar aksi simpatik di Bundaran Tugu Zapin Jalan Sudirman Pekanbaru. Mereka mengajak masyarakat untuk bersama memberantas peredaran Narkoba sambil menyebarkan brosur dan stiker kepada pengguna jalan.
"Karena narkotika dapat membuat kita sengsara, merana, miskin, hancur dan akhirnya mati. Mari kita perangi peredaran Narkotika di Riau khususnya,"ajak Larshen, Ketua DPR-PT Granat Riau. (sub)