4 Warga Negara Malaysia Kedapatan Bawa Sabu di CD dan Kaos Kaki

Selasa, 04 Juni 2013

4 Warga Negara Malaysia Tersanka Narkoba

BENGKALIS.Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Pratama Bengkalis menahan empat warga negara Malaysia karena membawa nakoba jenis sabu-sabu seberat 358,21 gram, Minggu (2/6) sekitar pukul 16.45 WIB. Barang haram tersebut disimpan dalam celana dalam dan kos kaki.

Dari empat warga negara Malaysia yang ditahan itu, dalam pemeriksaaan badan yang dilakukan petugas BC, tiga orang ke dapatan membawa sabu yakni SBK (27 tahun) , RN (31) dan MTG (38). Sementara di tubuh GR, tidak ditemukan barang haram tersebut.

Seperti disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Nurhasan Ashari didampingi Kasi Pengawasan dan Penindakan H Dahwir dan Kanit Narkoba Yudi, penangkapan narkoba jenis sabu-sabu dalam bentuk kristal putih ini diawali dari kecurigaan petugas terhadap keempat warga negara Malaysia yang menumpangi Kapal Mulia Kencana dari Melaka tujuan Bengkalis merapat di Pelabuhan BSSR Selatbaru.  Apalagi ketika petugas memeriksa RN mulutnya bau alkohol dan keluar keringat dingin karena nervos.

“Dari pemeriksaan badan tersebut, ditemukan 2 paket di celana dalam SBK, 2 paket di kaos kaki kiri dan kanan RN dan 3 paket lagi juga di kaos kaki kiri dan kanan MTG. Totalnya ada tujuh paket dengan nilai sekitar  Rp483 juta lebih,” ujar Nurhasan.

Atas upaya penyelundupan barang haram ini, tersangka diancam hukum penjara maksimal 15 tahun karena melanggar pasal 113 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selanjutnya para tersangka dan barang bukti diserahkan  kepada penyidik Polres Bengkalis untuk penanganan lebih lanjut.

Ditambahkan Kepala BC, para tersangka berasal dari Johor Malaysia. Awalnya mereka ingin langsung ke Dumai, namun karena ketinggalan kapal akhirnya singgah terlebih ke Bengkalis dengan menumpangi Mulia Kecana.

“Tiga tersangka tujuan Dumai, sementara satu lagi berencana ke Medan menemui kawannya. Mereka semua berasal dari Johor, kalau melihat paspor mereka baru pertama kali datang ke Bengkalis,” ujar Nur Hasan.

Sementara Kanit Narkoba Polres Bengkalis, Yudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BC yang ikut membantu menggalkan upaya peredaran narkoba masuk ke Bengkalis.  Karena walau bagaimana pun, papar Yudi, pemberantasan narkoba ini tidak bisa hanya polisi, harus didukung semua pihak dan semua elemen masyarakat.(bk.u)