
BENGKALIS.Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis diminta mengalokasikan
anggaran yang memadai untuk perbaikan ataupun pembangunan WC sekolah. Hampir
sebagian besar sekolah di Kabupaten Bengkalis, khususnya di Siak Kecil dan
Bukitbatu memiliki WC yang tidak layak pakai.
Hal
itu disampaikan anggota DPRD Bengkalis asal pemilihah Bukit Batu dan Siak
Kecil, Anom Suroto kepada wartawan, Selasa (4/6).
“Dari
kunjungan saya ke sekolah-sekolah baik pada saat reses maupun pada setiap
kesempatan ke lapangan, saya temukan WC nya tidak layak pakai. Ini benar-benar
memprihatinkan karena WC merupakan fasilitas yang keberadaannya sangat urgen
dalam menunjang aktivitas di sekolah,” ujar Anom.
Politisi
Partai Demokrat ini mengatakan, dapat dimaklumi, dengan jumlah sekolah yang
begitu banyak dan tersebar di delapan kecamatan, membuat Pemkab Bengkalis dalam
hal ini Dinas Pendidikan sedikit kesulitan dalam membagi anggaran yang
tersedia. Namun, perlu ada skala prioritas kegiatan dan perbaikan ataupun
pembangunan WC merupakan prioritas utama disamping perbaikan atau penambahan
ruang kelas/guru.
Apalagi
berdasarkan informasi yang saya terima, Dinas Pendidikan sudah memiliki
database sekolah baik sarana fisik maupun non fisik. Tentunya kita sangat
berharap database tersebut jangan hanya disimpan melainkan menjadi acuan dalam
melaksanakan kegiatan-kegiatan setiap tahunnya,” papar Anom yang juga Ketua
Komisi III DPRD Bengkalis.
Dalam
berbagai kesempatan Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh selalu mengingatkan
betapa pentingnya SDM yang sehat dan berkualitas. Sekolah merupakan salah satu
sarana untuk menempa SDM yang sehat dan berkualitas. Tentunya, untuk mewujudkan
hal tersebut dimulai dari fasilitas yang memadai. “Kalau hal ini tercapai, maka
secara tidak langsung juga akan mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten
Bengkalis,” katanya.(bk.u)