
PEKANBARU - Dengan didampingi Sekretaris Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM,red) Sidomulyo Barat, Yusriadi, beserta beberapa orang anggotanya, Sugito (47) korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh anggota Satpol PP mendatangi kantor Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (5/6).
Sugito dengan kondisi kepala diperban karena mengalami luka robek dan harus mendapatkan 16 jahitan mengungkapkan, ia bukanlah pedagang, namun pada saat penertiban Pedagang Kaki Lima Pasar Jongkok beberapa waktu lalu, dirinya ikut dipukuli petugas.
pasar jongkok.
"Saya saat itu mau beli pulsa. Ketika terjadi penertiban pedagang oleh Satpol PP dan ada bentrokan, saya dipukul, padahal saya sudah bilang kalau saya bukan pedagang," ungkap Sugito yang juga merupakan anggota FKPM.
Sekretaris FKPM Sidomulyo Barat, Yusriadi mengatakan, kedatangan mereka ke kantor Satpol PP meminta dua hal, pertama meminta biaya ganti perobatan korban yang tidak sedikit, karena ada 16 jahitan.
Selain meminta biaya pengobatan, dikatakan Yusriadi, pihaknya meminta kepada Komandan Satpol PP agar meminta maaf kepada masyarakat, terutama kepada FKPM, karena dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugas di lapangan.
Diakui Yusriadi, dirinya sudah menemui Komandan Satpol PP, Baharudin, namun jawaban yang disampaikan Baharudin tidak memuaskan. "Tadi kita ketemu dengan komandan Satpol PP, Baharudin, namun responnya tidak seperti yang diharapkan. Baharudin bilang tidak ada dana untuk ini, beliau minta kita meminta menemui pimpinan (walikota). Kalau tidak direspon juga, kita akan melaporkan pihak Satpol PP kepada pihak kepolisian, karena ini adalah penganiayaan dan pidana umum," tegasnya.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Baharuddin saat dimintai tanggapannya terkait tuntutan yang disampaikan FKPM, menegaskan, dirinya mempersilahkan FKPM menempuh jalur hukum. Pasalnya menurut Baharuddin, apa yang dilakukan oleh Tim Yustisi di lapangan sudah sesuai dengan aturan. (suma)