Pengurus LAMR Bengkalis Dilantik

Jumat, 21 Juni 2013

BENGKALIS.Apapun pekerjaan yang dilakukan, memerlukan perpaduan kesatuan dan persatuan. Jangan hanyut pada perbedaan pendapat dan berprasangka buruk terhadap orang. Kalau sudah memegang amanah, maka harus menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan. “Kalau kayu tak bersilang, tentu api takkan nyala. Kalau api tak menyala, maka periok takkan masak. Kalau periok tak masa tentu kita tak bisa makan bersama. Silang pendapat jangan sampai membakar rumah, tapi hendaknya memberi bermanfaat kepada semua. Kita jangan selalu hanyut pada perbedaan pendapat, hidup jangan selalu berprasangka buruk,” petuah itu disampaikan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau,  Datuk H Tenas Effendi pada acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis  di Gedung LAM Bengkalis, Kamis (20/6).
Dipaparkan Tenas, sekali amanah dipikul, tempatkan seluruh kemampuan dengan
sebaik-baiknya. Semua harus dimusyawarahkan dan dimufakatkan supaya hasilnya
baik. Jadi pemimpin harus mampu merangkul semua pihak, kalau ada masalah harus dikomunikasikan. Sebelumnya Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau, Datuk Al-Azhar menyampaikan bahwa amanah adalah kata kunci kemajuan dan kemunduran Melayu yang Islami.  Bila dicermati bagi setiap pemegang amanah, akal budi harus ditempatkan di atas nafsu nafsi.  “Harus ada kearifan dan senantiasi memiliki ruang dialog dan peradaban yang khas. Jagalah marwah dan pelihara nama, semua kekuatan harus dirangkul,” pinta Al-Azhar.
 
Prosesi Pelantikan Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus LAM Riau Kabupaten Bengkalis berjalan khidmat dengan nuansa Melayu yang kental. Diawali dengan pembacaan warkah oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau, Datuk Al-Azhar, kemudian dilanjutkan pemasangan tanjak, keris dan selempang kepada Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Kabupaten Bengkalis dan Ketua Dewan Kehormatan LAM Riau Kabupaten Bengkalis oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau,  Datuk H Tenas Effendi.  Ditutup dengan tepuk tepung tawar. Hanya saja
prosesi pelantikan dan pengukuhan LAM Riau Bengkalis kemarin terasa ada yang kurang karena tanpa dihadiri  petinggi Pemkab Bengkalis. Pada saat bersamaan, Bupati dan sejumlah pejabat menghadiri acara Bulan Bhakti TNI Manunggal Keluarga Berencana (KB) Kesehatan tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2013, di Desa Sadar Jaya, Kecamatan Saik Kecil. Kecuali Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah yang ikut dilantik sebagai pengurus LAM dan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, H Eduar.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Kabupaten Bengkalis , H Sulaiman Zakaria dalam sambutannya  mengatakan bahwa LAM merupakan lembaga resmi dan mempunyai ADRT. Selaku Ketua LAM ia telah bertekad bagaimana menegakkan budaya Melayu dan  orang-orang melayu membantu pemerintah membangun negeri ini. 
“Organuisasi ini sebagai wadah orang Melayu untuk membangun anak-anak Melayu. Untuk itu saya sangat berharap dukungan semua pihak, kepada semua organisasi yang ada mari bekerjasama membangun Negeri Junjungan yang kita cintai ini. Jangan ada lagi fiksi-fiksi,” ujar Sulaiman.(bku)