Atraksi Bela Diri meriahkan Peringatan HUT Bhayangkara ke-67 di Bengkalis

Senin, 01 Juli 2013

Kapolres AKPB Ulung Sampurna Jaya memasangkan Satya Lencana Pengabdian kepada perwakilan anggota Pol

BENGKALIS.Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-67 tahun 2013 berlangsung khidmat di halaman Mapolres Bengkalis, Senin (1/7). Atraksi bela diri turut memeriahkan acara puncak tersebut.

Diawali dengan peragaan aksi bela diri dari anggota Polres Bengkalis di bawah binaan 
Kapolsek Mandau, Ferdinand. Mereka menampilkan atraksi tangan kosong bagaimana melumpuhkan musuh di lapangan. Dalam atraksi itu juga diperagakan bagaimana kehebatan satu anggota Polres menghadapi  empat orang musuh sekaligus.

Atraksi selanjutnya menampilkan para sekuriti Global Araw.  Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan di Duri. Para sekuriti terlatih ini memperlihat bagaimana teknik-teknik melumpuhkan musuh melalui Karatedo, teknik beladiri tangan kosong asal Jepang. Mereka juga menampilkan teknik-teknik beladiri Aikido juga berasal dari Negeri Sakura.

Bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HUT Bhayangkara ke-67,  Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya.  Adapun tema peringatan tahun ini adalah “Sinergisitas Kemitraan dan Anti KKN Wujudkan Pelayanan Prima, Gakkum dan Kamdagri Mantap Sukseskan Pemilu 2014.”

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada sejumlah anggota Polres Bengkalis yang diwakili Ipda Samsuri (Kasi Propam Polres Bengkalis) yang meraih penghargaan Satya Lencana Pengabdian 24 tahun dan Kompol Sasli Rais (Kapolsek Bukitbatu) yang meraih penghargaan Satya Lencana Pengabdian 16 tahun. Kemudian pembacaan SK kenaikan pangkat sejumlah anggota Polres Bengkalis.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Bengkalis, Ulung AKBP Ulung Sampurna Jaya, memuji kinerja para jajaranmya yang telah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah keterbatasa yang ada dalam upaya menegakkan kamtibmas dalam mendukung program pembangunan.
Menurutnya, kinerja Polri cukup mendapat paresiasi dunia internasional. Seperti dalam penanganan teroris, illegal logging, perdagangan manusia, pencegahan peredaran narkoba dan lainnya sebagainya. Walau demikian masih perlu terus dibenahi dalam berbagai aspek organisasi, misalnya pelanggaran hukum anggota yang bisa mencoreng institusi dan belum maksimalnya pelayanan kepada masyarakat.
Apalagi menyambut agenda nasional Pemilu 2014, dimana dinamika politik akan semakin meningkat sehingga potensi konflik kepentingan sangat berpeluang terjadi. Untuk itu Polri harus membuat langkah-langkah penanganan dan pencegahan sehingga bisa minimalisir terjadi konfilik serta perlu kerjsama menyluruh semua pihak.

Hadir pada puncak peringatan HIUT Bhayangkara ke-67, Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, Plt Sekda H Burhanuddin, Kajari H Muklis, Ketua Pengadilan Negeri Sarah Luis, pejabat vertikal dan pejabat Pemkab serta tokoh masyarakat.(bku)