85 CJH Bengkalis Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Jumat, 19 Juli 2013

BENGKALIS.Setelah mengalami tiga kali perubahan sejak masa pelunasan BPIH dan adanya kebijakan pemangkasan kuota jamaah calon haji dari Pemerintah Arab Saudi, JCH Kabupaten Bengkalis yang bisa berangkat musim haji tahun 2013 ditetapkan sebanyak 450 orang.

Dengan telah ditetapkan jumlah tersebut, berarti akan sebanyak 85 calon jamaah haji Kabupaten Bengkalis yang sudah masuk porsi tahun 2013 gagal berangkat. Sesuai dengan keputusan pemerintah yang ditunda keberangkatan adalah yang sudah berstatus haji dan tidak sebagai mahrom, kemudian yang masuk dalam prosi muda.
Terkait telah adanya ketetapan pemerintah ini, Kemenag Bengkalis, mengadakan pertemuan dengan JCH di dua kecamatan, Bengkalis dan Bantan di masjid Jamik Kelapapati Laut untuk memberikan penjelasan tentang pemangkasan CJH, Rabu (17/7). Sekaligus membentuk kembali rombongan dan regu yang sebelumnya sudah terbentuk.
Kepala Kemenag Bengkalis H Jumari dalam penjelasan di hadapan para JCH mengatakan, dari 450 orang yang dinyatakan berangkat tahun ini, yang terbanyak dari Kecamatan Mandau 256 orang. Kemudian dari Kecamatan Bengkalis 118 orang, Bantan 32 orang, Bukitbatu 20 orang dan Rupat sebanyak 1 orang.
"Alhamdulillah yang mendapaf telepon dari Kemenag dan kini semuanya sudah berkumpul di masjid ini adalah yang dinyatakan berangkat setelah terjadi pemangkasan jumlah CJH pada musim haji 2013 ini," terang Jumari.
Ada sekitar 85 orang CJH kabupaten Bengkalis yang sudah masuk porsi tahun 2013 yang tertunda keberangkatannya. Sesuai dengan keputusan pemerintah yang ditunda keberangkatan adalah yang sudah berstatus haji dan tidak sebagai mahrom, kemudian yang masuk dalam prosi muda.
"Ada sebanyak 85 orang CJH kita yang sudah masuk porsi 2013 tertunda keberabgkatannya karena terkena syarat dan ketentuan pemangkasan, dan karena hal lainnya. Diantaranya yang berstatus haji dan tidak sebagai mahrom sebanyak 55 orang, kemudian dari porsi muda sebanyak 25 orang,selanjutnya sengaja menunda keberangkatan karena sakit dan lainnya sebanyak 3 orang serta karena meninggal dunia 2 orang," jelas Jumari.
Kepada para JCH yang sudah ditetapkan berangkat musim haji tahun ini, Kakan Kemenag mengimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga pola makanan.
"Dari sekarang bolehlah perbanyak membiasakan berjalan kaki. Karena ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina  dan lebih banyak berjalan ketimbang duduk," ujar Kemenag
Jamaah yang tertunda keberangkatannya tahun ini, menurut Kakankemenag,  pemerintah sudah menjamin akan diprioritaskan berangkat tahun depan. Sementara jika BPIH tahun depan lebih besar ketimbang tahun ini,kelebihannya akan dibayarkan pemerintah. Sebaliknya jika BPIH lebih kecil maka sisanya akan dikembalikan kepada CJH.(bku)