
Mobile break dermaga roro Air Putih ambruk akibat sling yang putus sehinga tidak bisa bongkar muat k
BENGKALIS.Arus penyeberangan kendaraan dari Bengkalis tujuan Sungai Selari sempat lumpuh menyusul ambruknya mobile break akibat kabel sling putus, Rabu (17/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bengkalis menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini karena sungguh di luar perkiraan.
Pantauan
di lapangan, kejadian sling putus saat armada KMP Swarna Putri akan sandar di
depan di dermaga roro Air Putih. Kapal yang mengangkut kendaraan dan penumpang
itu harus kembali ke Sungai Selari karena MB ambruk sehingga tidak
bisa bongkar muatan. Hanya para penumpang pejalan kaki yang dapat
diseberangkan.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkalis, Arman
AA didampingi sejumlah pejabat instansi terkait langsung meninjau MB yang
ambruk tetsebut. Juga terlihat Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Indra Gunawan.
“Kita akan secepatnya mengatasi masalah ini. Sekarang kita menunggu sling yang
baru dari Pekanbaru. Mudah-mudahan sore ini alat sudah datang dan angkutan
penyeberangan sudah bisa normal lagi,” ujar Arman
kepada sejumlah wartawan.
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan yang ikut turun melihat kondisi MB
yang amburuk, sangat menyayangkan adanya kejadian ini. Ia berharap dinas
terkait melakukan
perawatan secara ekstra terhadap alat tersebut secara terus menerus karena ini
sangat vital.
“Seharusnya dicek secara ekstra dan dilakukan pemeliharaan secara berkala dengan
baik. Tak lama lagi kan menghadapi lebaran, tentunya harus menjadi perhatian.
Apalagi sarana ini satu-satunya transportasi andalan untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat, seperti sembako dan BBM,” ujarnya.
Penyeberangan roro kembali normal sekitar pukul 16.00 WIB setelah tim teknis bisa mengganti sling yang putus dengan alat yang baru didatangkan dari Pekanbaru. Sementara antrean kendaraan baik dari arah Sei Selari maupun Bengkalis cukup panjang, termasuk kendaraan pengangkut BBM.
“Untuk sementara antrean tidak bisa kita elakkan. Begitu kita umumkan melalui radio bahwa feri penyeberangan sudah normal, arus kendaraan berbondong-bondong hendak menyeberang. Tapi saya sudah perintahkan kepada staf di lapangan untuk memprioritaskan mengakut 22 truk BBM dari Sei Selari ke Bengkalis,” ujar Kadis Perhubungan. (Bku)