
Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya SIK
BENGKALIS.Menciptakan rasa aman dan kondusif kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan menghadapi hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah, Polres Bengkalis berkomitmen menindak tegas segala bentuk premanisme dan aksi sweeping ilegal yang dilakukan ormas-ormas tertentu.
Penegasan itu disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya SIK, Selasa (23/7). Untuk menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, Polres telah membentuk tim khusus dan sosialisasi melalui spanduk yang telah dipasang di titik keramaian serta di seluruh Polsek di wilayah hukum Polres Bengkalis.
“Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan mengahadapi lebaran, kita akan tindak tegas premanisme dan aksi sweeping ilegal yang biasa dilakukan ormas tertentu. Kita juga sudah memasang puluhan spanduk imbauan untuk menyosialisasikan hal ini,” ungkap Ulung.
Kapolres juga memaparkan sepanjang Ramadan ini pihaknya telah melaksanakan operasi cipta kondisi. Dari hasil sementara Polres telah mengamankan puluhan pelaku penyakit masyarakat diantaranya 15 orang penjual minuman keras (miras) dengan barang bukti 715 botol dan 5 liter tuak, 12 pekerja seks komersial (PSK) yang kemudian dilepas setelah dilakukan pembinaan, 5 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 9 orang barang bukti sebanyak 11 paket.
Untuk kasus judi Polres telah menahan 5 orang tersangka yang diduga bandar dan penjual nomor toto gelap (togel) dari 4 kasus yang terjaring, kasus pencurian dengan pemberatan berjumlah 2 kasus dengan tersangka 6 orang dengan barang bukti berupa uang tunai Rp. 50 juta, 20 unit perangkat BTS, 9 unit modul Duamco, Kabel ground, 1 lemari rak BTS, 4 unit batrai gunting dan gergaji, sementara 8 orang penjual petasan hanya diberikan pembinaan dan barang bukti 227 kotak petasan dari berbagai merk disita petugas.
“Operasi Cipkon ini masih berlanjut dan akan berakhir pada H-7 lebaran yang dilanjutkan dengan operasi ketupat, jadi tidak menutup kemungkinan para pelaku pekat akan bertambah dalam beberapa hari kedepan karena petugas kita terus melaksanakan operasi Cipkon ini,” tutupnya.(bku)