PT BLJ Santuni Puluhan Anak Yatim dan Fakir Miskin

Selasa, 30 Juli 2013

Direktur PT BLJ Yusrizal Andyani foto bersama dengan anak yatim dan kaum duafa usai penyerahan santu

BENGKALIS.Pimpinan dan karyawan PT Bumi Laksamana Jaya Group, menggelar buka puasa bersama dan menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin di halaman Kantor PT BLJ Jalan Pahlawan, Bengkalis, Rabu (24/7) sore. Acara yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini untuk memupuk tali silaturahmi antar karyawan dan keluarganya, serta berbagi dengan anak yatim dan fakir miskin di bulan penuh berkah ini.
PT BLJ yang merupakan BUMD Kabupaten Bengkalis, memberikan santunan kepada 50 orang anak yatim dan memberikan zakat karyawan kepada 50 orang fakir miskin. Fakir miskin ini mendapatkan zakat Rp500 ribu per orang dengan totalnya Rp25 juta. Sedangkan anak yatim mendapatkan uang santunan dan bingkisan khusus dari perusahaan.
Tampak hadir Dirut PT Bumi Laksamana Jaya, Yusrizal Andayani, Direktur Eksekutif Dr Dudi S Hendrawan, General Manager Keri Lafendi, Ade Rachmawan, Manager Humas & CSR PT BLJ Haspian Tehe, mr Tan Chee Meng dari Watertech Ltd Singapore, Kepala BNI Bengkalis Azwar, mitra bisnis, serta karyawan dan keluarganya. 
Hadir pada acara buka bersama tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah, Kabid Bappeda Bengkalis Syafrizal, tokoh masyarakat sekitar dan ustadz Sudirman Mut memberikan tausiyah.
Dirut PT BLJ Yusrizal Andayani dalam sambutannya mengatakan, acara ini selain untuk mempererat tali silaturahmi antar karyawan dan keluarganya, juga untuk berbagai kasih dengan para anak yatim dan fakir miskin di bulan penuh berkah ini. "Bingkisan yang kami berikan mungkin tidak seberapa. Tetapi yang lebih penting adalah rasa kepedulian kami yang ingin berbagi dengan anak yatim dan fakir miskin," kata Yusrizal pula.
Dikatakannya, untuk zakat karyawan ini merupakan hasil pemotongan gaji  setiap bulan 2,5% bagi yang sudah mencapai nisabnya. Tetapi ada juga yang suka rela gajinya dipotong untuk zakat agar penghasilan yang diterima lebih bersih dan berkah. "Saya hanya mengajak agar karyawan dengan suka rela gajinya dipotong 2,5% untuk zakat bagi yang sudah sampai nisabnya. Sehingga gaji yang kita terima sudah bersih dan selalu mendapat berkah dari Allah SWT. Tidak ada orang yang miskin karena gajinya dipotong untuk zakat. Bahkan rezekinya bisa bertambah banyak," tuturnya.
PT BLJ terus melakukan perbaikan manajemen dan strategi pengembangan bisnisnya. Sejak dipimpin Yusrizal pertengahan tahun 2011 lalu, BUMD ini mulai beruntung Rp691 juta. Tahun 2012 untungnya melonjak jadi Rp7,56 miliar. Sedangkan tahun 2013 ini target keuntungannya Rp18 miliar dari berbagai unit usaha dan anak perusahaannya. 
Usai memberikan sambutan, Yusrizal didampingi jajaran manajeman PT BLJ membagikan zakat karyawan kepada 50 orang fakir miskin serta mereka yang berhak menerima zakat. Penerima zakat ini kebanyakan fakir miskin di sekitar Kantor BLJ, sekitar APMS, BLJ Mart, Divisi Material , Kolam Renang dan Waterpark serta warga Bengkalis sekitarnya.Setelah membagikan zakat karyawan, Yusrizal didampingi manajemen lainnya menyerahkan bingkisan kepada 50 anak yatim yang berjejer di depan dengan rapi. Tampak raut wajah gembira dan haru dari rona muka mereka. Kebanyakan dari anak-anak ini berumur 5 hingga 13 tahun. 
Sebelumnya ustadz Sudirman dalam tausyiahnya mengatakan, apa yang dilakukan PT BLJ ini patut diucungi jempol karena turut membahagiakan hati para anak yatim dan fakir miskin. "Mudah-mudahan tahun depan anak-anak yatim yang mendapat bingkisan lebih besar lagi jumlahnya. Karena tidak ada ruginya membantu anak yatim. Tidak ada perusahan yang bangkrut gara-gara membantu anak yatim dan fakir miskin, justru perusahaannya semakin besar. Semoga PT BLJ semakin maju dan jaya," harap Ustadz Sudirman yang diamini para hadirin. (bku)