
Direktur PT BLJ Yusrizal Andyani foto bersama dengan anak yatim dan kaum duafa usai penyerahan santu
BENGKALIS.Pimpinan
dan karyawan PT Bumi Laksamana Jaya Group, menggelar buka puasa bersama dan
menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin di halaman Kantor PT BLJ Jalan
Pahlawan, Bengkalis, Rabu (24/7) sore. Acara yang rutin dilaksanakan tiap tahun
ini untuk memupuk tali silaturahmi antar karyawan dan keluarganya, serta
berbagi dengan anak yatim dan fakir miskin di bulan penuh berkah ini.
PT BLJ yang merupakan BUMD Kabupaten Bengkalis, memberikan santunan kepada 50
orang anak yatim dan memberikan zakat karyawan kepada 50 orang fakir miskin.
Fakir miskin ini mendapatkan zakat Rp500 ribu per orang dengan totalnya Rp25
juta. Sedangkan anak yatim mendapatkan uang santunan dan bingkisan khusus dari
perusahaan.
Tampak hadir Dirut PT Bumi Laksamana Jaya, Yusrizal Andayani, Direktur
Eksekutif Dr Dudi S Hendrawan, General Manager Keri Lafendi, Ade Rachmawan,
Manager Humas & CSR PT BLJ Haspian Tehe, mr Tan Chee Meng dari Watertech
Ltd Singapore, Kepala BNI Bengkalis Azwar, mitra bisnis, serta karyawan dan
keluarganya.
Hadir pada acara buka bersama tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal
Abdillah, Kabid Bappeda Bengkalis Syafrizal, tokoh masyarakat sekitar dan
ustadz Sudirman Mut memberikan tausiyah.
Dirut PT BLJ Yusrizal Andayani dalam sambutannya mengatakan, acara ini selain
untuk mempererat tali silaturahmi antar karyawan dan keluarganya, juga untuk
berbagai kasih dengan para anak yatim dan fakir miskin di bulan penuh berkah
ini. "Bingkisan yang kami berikan mungkin tidak seberapa. Tetapi yang
lebih penting adalah rasa kepedulian kami yang ingin berbagi dengan anak yatim
dan fakir miskin," kata Yusrizal pula.
Dikatakannya, untuk zakat karyawan ini merupakan hasil pemotongan gaji
setiap bulan 2,5% bagi yang sudah mencapai nisabnya. Tetapi ada juga yang suka
rela gajinya dipotong untuk zakat agar penghasilan yang diterima lebih bersih
dan berkah. "Saya hanya mengajak agar karyawan dengan suka rela gajinya
dipotong 2,5% untuk zakat bagi yang sudah sampai nisabnya. Sehingga gaji yang
kita terima sudah bersih dan selalu mendapat berkah dari Allah SWT. Tidak ada
orang yang miskin karena gajinya dipotong untuk zakat. Bahkan rezekinya bisa
bertambah banyak," tuturnya.
PT BLJ terus melakukan perbaikan manajemen dan strategi pengembangan bisnisnya.
Sejak dipimpin Yusrizal pertengahan tahun 2011 lalu, BUMD ini mulai beruntung
Rp691 juta. Tahun 2012 untungnya melonjak jadi Rp7,56 miliar. Sedangkan tahun
2013 ini target keuntungannya Rp18 miliar dari berbagai unit usaha dan anak
perusahaannya.
Usai memberikan sambutan, Yusrizal didampingi jajaran manajeman PT BLJ
membagikan zakat karyawan kepada 50 orang fakir miskin serta mereka yang berhak
menerima zakat. Penerima zakat ini kebanyakan fakir miskin di sekitar Kantor
BLJ, sekitar APMS, BLJ Mart, Divisi Material , Kolam Renang dan Waterpark serta
warga Bengkalis sekitarnya.Setelah membagikan zakat karyawan, Yusrizal
didampingi manajemen lainnya menyerahkan bingkisan kepada 50 anak yatim yang
berjejer di depan dengan rapi. Tampak raut wajah gembira dan haru dari rona
muka mereka. Kebanyakan dari anak-anak ini berumur 5 hingga 13 tahun.
Sebelumnya ustadz Sudirman dalam tausyiahnya mengatakan, apa yang dilakukan PT
BLJ ini patut diucungi jempol karena turut membahagiakan hati para anak yatim
dan fakir miskin. "Mudah-mudahan tahun depan anak-anak yatim yang mendapat
bingkisan lebih besar lagi jumlahnya. Karena tidak ada ruginya membantu anak
yatim. Tidak ada perusahan yang bangkrut gara-gara membantu anak yatim dan
fakir miskin, justru perusahaannya semakin besar. Semoga PT BLJ semakin maju
dan jaya," harap Ustadz Sudirman yang diamini para hadirin. (bku)