Menhut Dijadwalkan Serahkan Sertifikat HTR Hari Ini

Selasa, 30 Juli 2013

BENGKALIS.Bila tak ada aral melintang, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan akan menyerahkan secara simbolik sertifikat kepemilikan lahan kepada masyarakat yang masuk dalam program hutan tanaman rakyat, hari ini. Penyerahan itu direncanakan dilaksanakan di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis.

“Besok (hari ini) Menhut akan menyerahkan secara simbolis sertifikat kepemilikan HTR kepada masyarakat, bertempat di Desa Buruk Bakul kecamatan Bukitbatu. Total kepala keluarga yang akan menerima sertifikat HTR sebanyak 2.700 KK yang tersebar di dua kecamatan, Bukitbatu dan Siak Kecil,” ungkap Herman Mahmud, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Bengkalis, Minggu (28/7).

Luas lahan yang diperuntukan bagi program HTR tersebut adalah 14 ribu hektar lebih yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Bukitbatu dan Siak kecil. Dari 14 ribu hektar tersebut, sekitar 2.000-an KK untuk masyarakat di Kecamatan Bukitbatu dan sisanya 600-an KK lagi untuk Kecamatan Siak kecil.

Dikemukakan Herman, penyerahan sertifikat HTR kepada masyarakat tersebut merupakan sebagai bentuk komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pola HTR. Lahan yang sudah dimiliki masyarakat akan ditanami berbagai komoditi tanaman yang memiliki nilai ekonomis dan dilakukan secara berkesinambungan.

 “Rencananya lahan HTR tersebut akan ditanami jenis karet. Kenapa karet, karena Pak Bupati menginginkan masyarakat menanam karet mengingat harga jual karet lumayan bagus, walau terjadi fluktuasi harga. Selain itu umur tanaman karet cukup lama dan masa tanam hingga panen juga tidak terlalu jauh rentang waktunya,” ujar Herman.

Kemungkinan pola HTR dengan tanaman akasia karena di Bukitbatu juga ada perusahaan yang bergerak di sektor hutan tanaman industri (HTI), Herman tidak dapat memastikan. Ia hanya menyebutkan bahwa tanaman karet dinilai sangat cocok dengan kultur masyarakat peladang di Bengkalis serta bernilai lebih ekonomis bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Ditanya siapa yang akan menjadi leading sector dari program HTR ini, mantan Kadis Kelautan dan Perikanan ini mengaku akan dibahas pada tingkat selanjutnya. “Soal siapa yang akan menjadi leading sector pada program ini, kita belum dapat menentukan sekarang. Tetapi akan diupayakan pada pelaksanaannya,selain masyarakat sebagai objek, tentu lintas sektoral di Pemkab Bengkalis juga bakal terlibat secara tekhnis,” ujar Herman mengakhiri.(bku)