Upah 4 Bulan Honor Guru Madrasah Belum Cair
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Lagi-lagi ribuan guru honor madrasah di Bengkalis
harus menerima kenyataan lambatnya "upah" mereka dibayarkan. Selama mengajar
tahun 2014, honor mereka sama sekali belum dibayar. Mereka berharap pemerintah
segera menunaikan apa yang menjadi hak para guru madrasah.
Seperti disampaikan Ketua Persatuan Guru Madrasah (PGK) Bengkalis, Ridwan
Ahmad S.Ag, Selasa (29/4). Menurut Ridwan, sejumlah guru madrasah mulai pusing
tujuh keliling, saban hari bertanya kapan honor mereka dibayarkan.
"Ya bagaimanalah pak, kalau yang diharapkan hanya honor dari Pemda,
sementara sudah empat bulan belum dibayarkan, siapa yang tak pening," ujar
Ridwan.
Kepala Al-Huda Penampi yang aktif melakukan aksi-aksi turun ke jalan
memperjuangkan hak para guru madrasah ini menambahkan, dirinya memaklumi
keterlambatan pembayaran honor madrasah ada kaitannya dengan terlambatnya
pengesahan APBD.
Hanya saja kata Ridwan, jika guru honorer Pemda (umum) bisa dibayarkan
honornya walau sama-sama dianggarkan melalui APBD, mengapa guru honorer
madrasah belum bisa dibayarkan. "Kita belum tahu persis apakah persoalan keterlambatan
in ada di pihak Kemenag atau Pemda Bengkalis," ujarnya.
Sejatinya, ketika pemerintah mengatakan pada bulan April APBD sudah bisa
digunakan, lembaga terkait yang menangani urusan pembayaran honor madrasah ini
sudah bisa bergerak untuk segera membayarkan. "Empat bulan mengajar belum
terima honor, bisa kita bayangkan bagaimana kondisi atau proses belajar
mengajar di sekolah. Tak bisa dibayangkan, jika kondisi seperti ini juga
terjadi di sejumlah institusi lain,"keluhnya.
Para guru madrasah kata Ridwan, memang sudah biasa menghadapi situasi
keterlambatan seperti itu, bahkan terkadang lewat 4 bulan. Tapi tak mesti
kondisi seperti itu terjadi saban tahun."Tak usahlah setiap 1 bulan dibayarkan
seperti pernah dijanjikan, per triwulan saja jadilah," ungkapnya.
Kabag TU Kemenag, H Nasrun saat dihubungi mengatakan, pihaknya belum tahu
persis berapa dana hibah Pemkab Bengkalis kepada Kemenag tahun 2014 ini.
Kendati begitu pihaknya sudah menyurati Pemkab Bengkalis, menanyakan dana
tersebut sekaligus rencana pencairan.
"Terus terang kita belum tahu persis jumlah dana hibah untuk Kemenag
tahun ini, memang kabar angin sudah kita terima tapi belum bisa kita pastikan.
Kita sudah tanyakan ke kemenag, insyallah bulan Mei sudah bisa dicairkan,"
ungkap Nasrun. (Bku)
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







