Tidak Hadirnya Bagian Keuangan, Hearing Honor Guru Madrasah Batal
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Rencana hearing soal
terlambatnya pembayaran honor guru madrasah antara Komisi IV DPRD Bengkalis
dengan Bagian Keuangan dan Kemenag batal digelar, Selasa (10/6) pukul
10.00 WIB. Penyebabnya, tidak ada satu pun perwakilan dari Bagian Keuangan yang
bisa hadir dengan alasan sedang ada kegiatan lain.
Anggota Komisi IV, H Syafro Maizal ditemui di DPRD, mengatakan, sejatinya
memang pada pukul 10.00 WIB akan digelar hearing. Sayangnya kegiatan tersebut
tertunda karena sesuatu hal.
"Katanya Bagian Keuangan belum bisa hadir, makanya rapat dengar pendapat
ditunda," ujar Syafro.
Rapat dengar pendapat soal keterlambatan pembayaran honor guru madrasah itu
sangat penting, mengingat sampai saat ini sudah setengah tahun para guru
madrasah belum terima gaji. "Kalaupun tidak bisa hadir hari ini, kita harap
dalam waktu dekat sudah ada konfirmasi kapan bisa hadirnya, karena hearing ini
sangat penting, menyangkut hajat hidup ribuan guru madrasah," ujar politisi PBB
ini.
Menurut informasi, kata Syafro, bukan hanya honor gaji guru madrasah yang
belum dicairkan, banyak kegiatan lain terutama yang menyangkut dana hibah juga
belum bisa dicairkan. "Ya, kita akan tanyakan, apa persoalannya. Mengapa sampai
6 bulan gaji belum bisa dibayarkan," imbuh Syafro.
Terpisah, salah seorang guru madrasah di Bengkalis, Zainuddin mengaku sudah
kelimpungan menghadapi kondisi ini. Selain menjadi guru madrasah, Udin panggila
akrab pria berjenggot tersebut juga mengajar ngaji dari rumah ke rumah. Kendati
begitu katanya, gaji guru privat tidak sebanding dengan kebutuhan saat ini.
"Jelang puasa harga-harga barang mulai naik, sementara sudah enam bulan kami belum terima gaji. Jangankan mau dibayarkan setiap bulan, per triwulan saja tak bisa," keluhnya.
Udin mengaku dirinya maish sedikit beruntung jika dibanding beberapa
temannya yang lain. Diantara mereka ada yang ngutang ke kedai untk keperluan
sehari-hari.
"Ngutang itu juga tak masalah sebetulnya, kalau honor lancar atau tepat
waktu keluarnya. Tapi kalau sudah enam bulan, kita jadi malu ngutang dan
pemilik kedai juga mulai tak nyaman, karena modal mereka tependam," urainya
lagi.
Udin hanya bisa berharap pemerintah segera membayarkan honor guru madrasah.
Akan sangat baik katanya, honor selama enam bulan tersebut dibayarkan sebelum
bulan puasa tiba.
"Ya itung-itung untuk kebutuhan berbuka dan hari raya," paparnya. (Bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







