Kantor PLN Didemo Terkait Sering Lakukan Pemadaman.
Dalam orasinya, para pengunjuk rasa meminta alasan jelas dari pihak PLN Rayon
Bengkalis atas ketidaknyaman yang dirasa masyarakat Bengkalis dengan terjadinya
pemadaman yang terkesan tidak beraturan.
Setelah sekitar hampir 1 jam berorasi dengan pengawalan pihak kepolisian,
Diwakili Kepala PLTD Bengkalis Restu pihak PLN Rayon Bengkalis mengizinkan 3
orang perwakilan pendemo untuk menyampaikan aspirasi.
Dalam pertemuan antara pihak PLN dan perwakilan pengunjuk rasa, pihak PLN
dicecar beberapa pertanyaan terkait dengan pemadaman yang kian tak beraturan
sehingga mengakibatkan terjadian kerugian tersendiri bagi masyarakat.
"Kami minta komitmen dari pihak PLN, karena sebenarnya yang terjadi adalah
pemadaman yang tak beraturan, pemadaman 3 malam sekali mati, 2 malam sekali
mati, ini bagaimana? Banyak masyarakat barang- barang eloktroniknya rusak
akibat ini,'' ujar Jefri salah perwakilan pengunjuk rasa.
Selain itu, pihak pengunjuk rasa mendesak PLN Rayon Bengkalis menyediakan
layanan pengaduan melalui Hotline agar masyarakat bisa mengetahui dan bertanya
kendala apa yang terjadi dari pemadaman tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala PLTD Bengkalis Restu menyampaikan alasan pemadaman
yang terjadi. Dikatakan Restu, di PLTD saat ini terdapat 23 mesin sewa dari 3
perusahaan, dari 23 mesin yang ada, 4 unit diantara milik PT KBT mengalami
kerusakan dan sedang dalam perbaikan.
"Makanya saat ini kita sedang menggesa perbaikan terhadap kerusakan mesin
tersebut, karena gangguan yang ada kita mengalami defisit hingga sebesar 1,8 MW
dari beban puncak 15,5 MW. Dengan gangguan ini terpaksa kita lakukan pemadaman
dengan pola 7 hari hidup 1 hari mati,'' kata Restu.
Terkait dengan adanya kerugian kerusakan barang elektronik, sampai saat ini
pihak PLN belum ada menerima laporan dari masyarakat. Dijelaskannya, untuk mengatasi
krisis listrik yang terjadi saat ini, Manager PLN bersama Bupati Bengkalis
belum lama ini sudah menjalin kesepakatan dengan direktur pusal PLN, dan dapat
kami informasikan dari kesepakatan tersebut, "Bengkalis mendapatkan bantuan
pembangkit. Insya-Allah pada akhir tahun nanti Krisis kelistrikan kita akan
bisa teratasi dengan bantuan pembangkit listrik yang kita dapatkan itu,''
sebutnya.
Setelah melakukan pertemuan dan menyampaikan tuntutannya, pengunjuk rasa yang
tergabung dalam Lintas Koalisi Masyarakat Peduli Bengkalis membubarkan diri
secara tertib dan melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Bengkalis. (Bku)
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







