Besarnya Dana Bagi Hasil, Pemkab Sorong Belajar ke Bengkalis
Sekretaris Daerah Kabupaten
Bengkalis, H Burhanudin menerima cenderamata dari Asisten II Setda Sorong, Gani
Malagapi, saat kunjungan kerja ke Bengkalis, Selasa (21/10).
BENGKALIS, Beritaklik.Com -
Pemerintah Kabupaten Sorong mengaku terkesan dengan besarnya penerimaan Dana
Bagi Hasil (DBH) yang diterima Kabupaten Bengkalis. Mengingat daerahnya juga
merupakan penghasil migas dan pertambangan lainnya, namun dana yang diterima
masih sedikit.
Atas dasar itu sejak Senin (20/10) hingga Selasa (21/10), Dinas Pendapatan
Daerah (Dispenda) Kabupaten Sorong melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten
Bengkalis, Kehadiran mereka untuk belajar tentang berbagai hal di daerah,
seperti pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH)
sektor Migas.
Rombongan dari Kabupaten Sorong ini dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Sorong,
Gani Malagapi didampingi anggota DPRD Sorong, Yusup Marak, Yakonias Kadakolo,
Kepala Dispenda Sorong dan sejumlah pejabat dan staf Dispenda Sorong.
Setibanya di Bengkalis, Senin malam rombongan Pemkab Sorong disambut dan dijamu
makan malam di Wisma Daerah bersama Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, Wakil
Bupati Suayatno, Sekda Bengkalis, Burhanudin dan sejumlah pejabat di lingkup
Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Pada Selasa (22/10) pagi, dilakukan dialog di lantai II kantor Bupati
Bengkalis, dipimpin langsung Sekda Bengkalis, Burhanudin, didampingi Asisten II
Setda Bengkalis, Amir Faisal, Asisten III Setda Bengkalis, Herdi Salioso,
Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Umron, Kadis Kehutanan dan Perkebunan, Herman
Mahmud, Kepala BPMP2T, Hermizon.
Pada kesempatan itu, Gani Malagapi menyatakan ingin belajar dari Pemkab
Bengkalis sebagai daerah penghasil migas terbesar setelah Kutai Kartanegara.
Terutama dalam hal penerimaan DBH Migas yang diterima Kabupaten Bengkalis
sangat besar. Sementara penerimaan Sorong dari penghasil migas dan pertambangan
lainnya, hanya sedikit.
"Kondisi di Kabupaten Sorong tidak jauh berbeda dengan Bengkalis, sebagai
penghasil migas. Tapi penerimaan kami dari Migas tergolong sedikit. Untuk itu
saya ingin belajar dengan Bengkalis, terutama tentang peraturan daerah (Perda)
yang bisa untuk meningkatkan PAD maupun DBH," ujar Gani.
Selain itu, tamu dari Sorong ini juga menanyakan tentang pengelolaan aset,
mengingat sebagai kabupaten lama tapi dimekarkan, persoalan aset menjadi
masalah. Pemkab Sorong ingin menggali ilmu tentang bagaimana pelayanan satu
atap yang dilakukan oleh BPMP2T Kabupaten Bengkalis. Kemudian mereka juga
menanyakan tentang pengelolaan dan penanganan masalah kehutanan dan perkebunan
di Kabupaten Bengkalis.
Menanggapi seluruh pertanyaan dari Pemkab Sorong, Burhanudin menjelaskan secara
garis besar, selanjutnya secara rinci dijelaskan oleh para kepal SKPD yang
bersangkutan, sehingga para tamu paham. (Bku)
Bagaimana cara menghubungi Batik Air?
Anda dapat menghubungi Batik Air dengan mudah melalui WhatsApp saluran resmi di bawah ini..
Disbun Bengkalis Ajak Generasi Muda Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Sawit
BENGKALIS – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis mendorong masyarakat Kabupaten Bengka.
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Bengkalis Serahkan Sarpras Pertanian
BENGKALIS-Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan .
Perda KLA Dinilai Penting untuk Perkuat Pemenuhan Hak Anak di Bengkalis
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis meni.
Rapat Bersama Pansus KLA, DPPPA Bengkalis Dorong Regulasi Perlindungan Anak
BENGKALIS – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis mene.
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .






