Penyaluran Raskin, Bulog Tunggu SPA Pemda
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Kepala
Sub Divisi Regional Bulog Bengkalis, Muhammad Yusuf, berharap pihaknya bisa
secepatnya menyalurkan beras miskin untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis. Namun
semuanya tergantung pada alokasi dari masing-masing Pemerintah Daerah sesuai
Surat Perintah Alokasi (SPA) yang dikeluarkan Bupati Bengkalis.
"Persiapan dari pihak kita sudah matang, kita tinggal menunggu pengusulan
Pemda. Kita harapkan Februari ini sudah bisa keluar SPA dari Pemda, agar bisa
segera kita salurkan pada yang berhak. Kita telah melakukan koordinasi dengan
Pemda," ujarnya, Jumat (30/1).
Bulog Divisi Regional Bengkalis membawahi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Siak,
Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Untuk jumlah Rumah Tangga Sasaran Penerima
Manfaat (RTS-PM) tahun ini, masih sama dengan tahun sebelumnya.
"Rinciannya Kabupaten Siak 7022 RTS-PM dengan jatah selama 12 bulan 1263 ton.
Kabupaten Bengkalis 19987 RTS-PM dengan jatah selama 12 bulan 3597,66 ton.
Sedangkan untuk Kabupaten Kepulauan Meranti 23169 RTS-PM dengan jatah selama 12
bulan sebanyak 4170,420 ton, " jelas Yusuf.
Untuk pembagiannya sendiri ditentukan berdasarkan kesepakatan Bulog dengan
Pemerintah Daerah. Ada beberapa kecamatan yang diantar ke desa, tapi secara
umum penyaluran sampai di kecamatan, baik di Kabupaten Siak, Bengkalis maupun
Kepulauan Meranti penyalurannya ke setiap desa diserahkan tanggung jawabnya
pihak kecamatan.
"Jadi tugas Bulog sampai di titik distribusi, nanti distribusi ke titik
bagi, dan dari titik bagi ke penerima manfaat nanti diserahkan ke masing-masing
Pemerintah Daerah," terangnya.
Dilanjutkan Yusuf, seyoganya untuk pembagian raskin ini adalah satu bulan
sekali, namun karena ada pertimbangan-pertimbangan lain, seperti permasalahan transportasi
dan juga kondisi, sehingga diambillah kebijakan dari Bulog dan Pemda untuk
melaksanakannya 3 bulan sekali.
"Untuk penyaluran Insyaallah selama ini cukup lancar, di Siak dan
Bengkalis kan di bayar oleh Pemda, pembayarannya cukup lancar. Kalau kita kan
sampai di titik distribusi, kalau di Bengkalis dengan Siak itu kan di bayar
Pemerintah, dalam hal ini masyarakat itu gratis menerimanya. Kalau untuk di
Kepulauan Meranti transportasi itu ditanggung oleh Pemda, namun masyarakat
tetap membayar Rp. 1600/kg," papar Yusuf.
Saat ini, di ungkapkannya ada 4 kecamatan yang masih menunggak pembayaran
raskin ini, namun ia tidak merinci kecamatan mana yang dimaksud. Sedangkan
untuk peningkatan kualitas beras di sebutnya Bulog masih berusaha untuk
memberikan beras dengan kualitas yang lebih baik.
"Kami dalam hal ini akan berusaha semaksimal mungkin, jadi kalau sekiranya
masih ada beras yang layak kita coba ganti, dan beras yang ada penurunan kualitas
kita akan perbaiki kualitasnya," ucapnya.
Beras Raskin ini sendiri merupakan beras hasil produksi dalam negeri, dan bukan
beras impor. "Beras saat ini kita dari pengadaan kita dari Jawa, beras
nasional, dan bukan import," tutupnya. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







