Pemkab Diingatkan Gandeng Pemprov Kembangkan Wisata Rupat Azmi: Tidak Mungkin Bisa Jalan Sendiri
RUPAT, Beritaklik.Com - Pengembangan
wisata bahari di Pulau Rupat sebagai destinasi, tidak terlepas juga dari
keterlibatan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau. Selama ini langkah ke arah
tersebut sudah dilakukan, tetapi belum maksimal.
Anggota DPRD Bengkalis asal Rupat, Nurazmi Hasyim mengatakan, Pemkab Bengkalis
harus melakukan terobosan kongkrit dalam pengembangan pariwisata bahari di
pulau terluar tersebut. Menurutnya, sejak beberapa tahun belakangan ini, Pemkab
Bengkalis lebih terkesan berjalan sendiri dalam memajukan wisata di Pulau
Rupat.
"Pemprov Riau harus terlibat dan dilibatkan dalam pengembangan wisata bahari di
Pulau Rupat. Untuk menjadikan Pulau Rupat sebagai sentra wisata bahari di
Provinsi Riau, harus melibatkan banyak stakeholder, tidak mungkin Pemkab
Bengkalis berjalan sendiri," saran Nurazmi, Selasa (3/2).
Alasannya ujar Politisi Partai Demokrat ini, Pulau Rupat dari aspek
infrastruktur masih tertinggal. Dan untuk membangun infrastruktur butuh dana
besar, sehingga pengembangan kawasan pariwisata harus secara bersama-sama
melalui sharing program dan sharing budget. Karena investasi untuk sektor
pariwisata baru akan tercapai setelah infrastruktur memadai.
Disebutkan Nurazmi, Pemprov Riau beberapa tahun lalu sudah membangun pelabuhan
kapal roro di desa Tanjung Medang dan pelabuhan kapal ferry di pantai Tanjung
lapin desa Tanjung Punak, keduanya di kecamatan Rupat Utara. Hanya saja sudah
lima tahun lebih dibangun, pelabuhan roro sampai sekarang tidak berfungsi sama
sekali, demikian juga halnya dengan pelabuhan ferry baru sebatas tiang pancang.
"Pemkab Bengkalis sendiri informasinya sudah menjajaki kerjasama dengan
investor dari negara Swedia. Hanya saja selaku orang Rupat saya melihat
beberapa sektor kelemahan masih ada terutama pada infrastruktur, yaitu
pelabuhan, jalan representatif serta ketersediaan jaringan listrik," tukas
Nurazmi, yang juga putra asli Rupat tersebut.
Tiap Tahun Diajukan
Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga
(Disbudparpora) Bengkalis, Eduar ketika dikonfirmasi soal sharing budgjet
dengan Pemrov Riau dalam pengembangan wisata bahari di Pulau Rupat, mengaku
kecewa. Alasannya, setiap tahun pihaknya mengajukan usulan anggaran untuk
pengembangan wisata di Rupat, namun tidak pernah lolos dalam APBD Riau.
"Setiap tahun kita usulkan anggaran kepada Pemprov Riau untuk berpartisipasi
dalam pengembangan pariwisata di Pulau Rupat, tapi tak pernah terealisasi.
Rasanya sudah bosan kita mengajukan usulan ke provinsi, padahal Pulau Rupat
merupakan kawasan sangat potensial untuk dijadikan pusat pariwisata bahari di
Riau," jelas Eduar kecewa. (Bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







