Larang "Saatnya Aku Belajar Pacaran" Bereder di Bengkalis Bupati Instruksikan Sidak Toko Buku
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Sebagaimana
pemberitaan di sejumlah media, saat ini santer sekali diberitakan tentang buku
berjudul ''Saatnya Aku Belajar Pacaran'' karya Toge Aprilianto. Buku ini
dianggap melanggar nilai agama, etika dan moral bangsa serta merusak pola pikir
generasi muda.
Berkaitan dengan itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengatakan, sudah
mengintruksikan Dinas Pendidikan untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak
terkait. Melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar buku tersebut tidak
beredar di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
"Sejauh ini memang belum ada laporan buku tersebut dijual di daerah ini. Namun
demikian dan sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan dan seluruh
jajarannya di kecamatan sudah diminta untuk berkoordinasi dengan pihak terkait.
Segera melakukan upaya nyata agar buku tersebut tidak beredar di daerah ini,"
jelas Herliyan sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas, Johansyah Syafri,
Kamis (5/2).
Upaya dimaksud, kata Bupati, diantaranya dengan melakukan inspeksi mendadak
kepada toko-toko buku untuk memastikan agar buku tersebut tidak dijual. Kalau
ditemukan, buku tersebut harus segera tarik dari pasaran. Melalui Dinas Pendidikan,
kepada seluruh guru di daerah ini juga sudah diinstruksikan untuk melakukan
razia di sekolah guna memastikan bahwa tidak ada satu orang pun pelajar di
daerah ini memiliki buku tersebut. Termasuk dalam bentuk lainnya. Misalnya
disimpan di telepon seluler atau alat penyimpang data lainnya.
Sedangkan kepada para pemilik toko buku di daerah ini, Herliyan minta dengan
kesadaran sendiri untuk tidak menjual buku tersebut. Bagi yang tidak
mematuhinya dan nantinya jika diketahui, sebagai sanksi, tidak tertutup
kemungkinan izin usaha mereka dibekukan sementara atau bahkan bisa dicabut.
Sementara kepada para orang tua murid,
Bupati juga minta supaya meningkatkan kewaspadaan. Memantau setiap aktivitas
anak, khususnya saat mereka menggunakan teknologi yang bisa mengakses layanan
internet.
"Karena buku tersebut juga bisa dibeli dalam bentuk format PDF (Portable
Document Format) melalui internet, atau bahkan dikirim oleh teman-temannya.
Awasi anak-anak kita secara ketat saat mereka menggunakan internet meski di
rumah sekalipun," pesan Herliyan. Sebagaimana juga banyak pihak, Bupati juga
menyayangkan buku tersebut sampai bisa terbit. Dia juga berharap pemerintah
pusat dapat bertindak tegas, sehingga buku sejenis ke depan tidak lagi bisa
diterbitkan dalam bentuk apapun. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







