Desa Miliarder, Tugas Kades dan BPD Makin Berat
Bupati Bengkalis, H
Herliyan Saleh menyalami anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru
dilantik, Selasa (17/2)
BENGKALIS,
Beritaklik.Com - Saat ini desa-desa di kabupaten Bengkalis bisa
dikatakan sebagai desa miliarder. Setiap tahun, desa mendapat kucuran dana dari
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mencapai Rp 3 miliar, terdiri
Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 1 miliar, Instruksi Bupati untuk
Program Penguatan Infrastruktur Pedesaan (Inbup-PPIP) Rp 1 miliar dan Usaha
Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Rp 1 miliar.
Kemudian dengan diberlakukan Undang-Undang UU Nomor 6 Tahun 2014, desa
akan mendapat suntikan anggaran lagi dari pemerintah pusat. Sehingga menambah
besarnya anggaran. Untuk itu, tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala
desa (kades) akan semakin berat dalam menyusun program pembangunan desa.
Hal itu dikatakan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh ketika melantik puluhan
anggota BPD desa Sekodi, Palkun, Kelemantan, Sungai Batang, Ketamputih,
Penebal, Pematang Duku, Pematang Duku Timur, Temeran, Damai, Penampi, Kelebuk,
Sungai Alam Dan Kuala Alam. Acara tersebut digelar di halaman kantor desa
Penebal, kecamatan Bengkalis, Selasa (17/02/2015).
"Tugas BPD kedepan semakin berat, kendati sumber anggaran pendapatan desa
berbilang besar, jangan menjadi alasan bagi pemerintah desa untuk berpangku
tangan", ujar Herliyan. Kondisi ini, lanjut Bupati, mestinya mendorong
Kades dan BPD untuk lebih kreatif dalam menggali segala potensi desa, untuk
meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
Lebih lanjut Bupati bergelar Datuk Setia Amanah Junjungan Negeri ini
menjelaskan, sebagai desa miliarder, tentu membutuhkan manajemen tata kelola
keuangan desa yang baik dan transparan.
"Oleh karena itu, BPD dan seluruh elemen masyarakat desa harus selalu
memantau dan mengawasi pengelolaan keuangan desa. hal ini penting, agar
pemanfaatan dana desa sesuai skala prioritas pembangunan di desa", imbuh
Bupati.
Demi terwujudnya hal di atas, Bupati Herliyan minta kepada Kades agar bisa
bekerja sama dengan BPD, jangan mengedepankan ego pribadi atau kelompok. Karena
pembangunan desa harus dilakukan secara bersama-sama, mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, hingga penggunaannya harus melibatkan BPD.
Selain melantik anggota BPD, Bupati Herliyan juga berkesempatan menyerahkan
empat buah mobil ambulance desa yang diperuntukkan bagi desa Penebal, Penampi,
Tameran, dan Sungai Alam. Selain ambulance desa turut diserahkan puluhan Rumah
Layak Huni (RLH) dan kartu Jamkesmasda.
Tampak hadir Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
(BPM-PD), H Ismail, Camat Bengkalis, Djamaluddin, serta sejumlah pejabat teras
lingkup Pemkab Bengkalis. (Bku)
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.
ISEI Bengkalis Gelar Pelatihan Penulisan Scopus Berbasis AI, Perkuat Kapasitas Peneliti Daerah
BENGKALIS – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis sukses menyelenggarakan pe.







