2 Hektar Kebun Karet Ludes Terbakar, Kades Panggil Saksi
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Tragedi
kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih saja menghantui wilayah Kabupaten
Bengkalis. Selama belum turun hujan, kawasan hutan dan lahan yang sebagian
besar terdiri dari gambut sangat rentan terjadi kebakaran.
Kasus terbaru adalah, kebakaran perkebunan karet milik warga desa Teluk Latak
Kecamatan Bengkalis. seperti disampaikan Kabid Damkar (BPBD-Damkar) Kabupaten
Bengkalis, Drs Suiswantoro, bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada sore
Rabu (25/3) lalu. "Setelah menerima laporan kita langsung turun ke sana," ujar
Suis.
Lokasi yang terbakar kata mantan Kasubag Pemberitaan bagian Humas Setkab
tersebut adalah perkebunan karet. Api memang tidak begitu membesar, karena
lahan yang terbakar hanya semak samun yang ada di perkebunan dan daun-daun
karet yang gugur. Hanya saja karena kondisinya lahan gambut api sangat sulit
dipadamkan, ditambah hembusan angin yang cukup kencang serta sulitnya
mendapatkan air di lokasi kebakaran.
"Hari ini (Kamis,red) kita juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan
pemadaman. Kesulitannya memang karena air baku tidak ada di lokasi, kita
terpaksa suplai air dengan mobil pemadaman ke tengah perkebunan. Walau apinya
tidak begitu membesar tapi kepulan asapnya cukup tebal," aku Suis.
Selain di Teluk Latak, kebakaran juga terjadi di desa Wonosari (perbatasan
Wonosari Timur dan Tengah). Upaya pemadaman sudah dilakukan, tapi lagi-lagi api
belum bisa dipadamkan total karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. "Kelihatannya memang sudah padam, tapi saat angin kembali berhembus kencang dan
kondisi cuaca panas api hidup kembali," jelas Suis lagi.
Terpisah, Kepala Desa Teluk Latak Alif Hartanto, Kamis (26/2) mengatakan, dua
hektar lahan karet yang terbakar merupakan milik 4 warga desanya. Diakui, regu
Damkar Pemkab Bengkalis dibantu anggota Koramil dan warga setempat sudah
berupaya melakukan pemadaman, namun kebakaran belum berhasil dijinakkan.
Dikatakan, terkait kebakaran tersebut pihaknya sudah memanggil dua orang saksi
untuk dimintai keterangan. Hal itu dilakukan karena pihak Pemdes diperbantukan
oleh Babina dan Babinkamtibmas untuk ikut menangani persoalan Karhutla.
"Kebakaran kebun karet milik warga itu sudah 3 hari ini dan akibat
kesulitan air maka kebakaran masih terus terjadi hingga meludeskan sekitar dari
2 hektar lebih kebun karet warga. Saat ini kita masih menelusuri sebab
terjadinya Karhutla dengan pemanggilan dua orang saksi, " terang Alif.
Menurut Alif, terjadinya Karhutla dikawasan kebun karet milik 4 orang warganya
itu, saat ini sudah mulai mendekati pemukiman warga yang diperkirakan jaraknya
kurang dari 70 meter. Dikhawatirkan jika tidak segera diatasi maka bisa
mengancam pemukiman warga.
"Kalau kebakaran itu tidak segera diatasi akan cepat meluas, makanya saat
ini selain dari pihak BPBD-Damkar turun kelapangan, juga dari anggota Koramil
serta warga setempat, tapi juga meminta bantuan dari Perusahaan PT. MAS dan
juga telah menurunkan alat berat (beko) kita harapkan kebakaran cepat teratasi,"
ungkap Alif.
Diharapkan, dengan bantuan alat berat milik PT Meskom kebakaran bisa di minimalisir
dan tidak meluas. Alat berat dipergunakan untuk menggali tanah mencari sumber
air juga untuk membuat parit-parit agar api tidak meluas. (Bku)
Gelar Buka Puasa Bersama, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa
BENGKALIS – Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti (IKKKM) Bengkalis menggelar buka puasa .
M. Arsya Fadillah Pimpin NasDem Bengkalis, Ketua DPRD Ucapkan Selamat
MANDAU–Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nu.
Dipimpin Anak Muda, Sidang Paripurna Hari Jadi Bengkalis Khidmat Penuh Makna
BENGKALIS – Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-513 Bengkalis berlangsung khidmat dan penuh .
Tingkatkan Kesolehan Sosial, IKKKM Kabupaten Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
giat777 loginBENGKALIS-Mengambil momentum.
Pantau Kualitas Air Kelompok Ikan Milenial Desa Teluk Papal Berbasis Smartphone
BENGKALIS_Saat ini Inovasi merambah dunia budidaya ikan di Desa Teluk Papal dengan pengenalan Sis.







