Banyak Aset Desa tak Terdata
BENGKALIS, Beritaklik.Com - Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh mengatakan, saat ini masih banyak
aset desa yang belum terdata. Padahal jika didata dengan baik, aset desa
sangatlah banyak. Ke depan diharapkan seluruh aset desa terdata dengan baik.
Hal itu disampaikan Bupati baru-baru ini. Dikatakan, jika ditelusuri keberadaan
aset desa sangat banyak, terlebih, sejak tahun 2010 pemerintah telah
menggulirkan berbagai program prioritas yang langsung dikelola oleh pemerintah
desa.
"Seperti program Instruksi Bupati Program Penguatan Infrastruktur Pedesaan
(Inbup- PPIP), Program UED-SP, Alokasi Dana Desa dan PNPM Mandiri Pedesaan dan
lainnya," ujar Herliyan.
Ditambahkan, berbagai program desa yang diluncurkan, sudah barang tentu banyak
kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah desa dan muaranya akan banyak aset
desa. Oleh karena itu, pemkab meminta agar pemerintah desa lebih giat mencatat
setiap aset yang dimiliki, agar dikemudian hari tidak timbul persoalan.
"Saya minta pemerintah desa mendata seluruh bangunan fisik yang dibiayai oleh
Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. Dalam pendataan itu, pihak desa harus
dapat memilah kondisi bangunan yang dimaksud. Pertama, apakah bangunan tersebut
sudah siap atau belum. Kedua, bangunan yang sudah siap tapi belum dimanfaatkan
dan apa alasan belum dimanfaatkan. Ketiga, bangunan yang sudah siap dan sudah
dimanfaatkan, tapi apakah sudah dilakukan serah terima pemerintah daerah,"
papar Bupati lagi.
Begitu juga dengan pengelolaan aset tanah milik desa kata Bupati, juga harus
ditata dengan baik, agar persoalan tanah milik desa ini tidak menimbulkan
persoalan pada generasi mendatang.
"Mengingat, persoalan aset tanah milik desa ini, sangat rentan dimanfaatkan
oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk menguasai aset tanah desa menjadi
milik pribadi. Hal ini harus menjadi perhatian seluruh aparatur pemerintah
desa, guna menghindari konflik di kemudian hari," imbuhnya.
Bupati juga mengingatkan para sekdes untuk memperhatikan beberapa hal dalam
menciptakan pelayanan terbaik di desa. Seperti, birokrasi tidak boleh berbelit,
apalagi sampai menghambat proses pelayanan terhadap warga.
"Upaya ini penting agar masyarakat akan kembali menaruh kepercayaan terhadap
kinerja para aparatur pemerintahan. Diakui selama ini masyarakat selalu menilai
buruk terhadap kinerja PNS. Anggapan itu harus dijawab dengan kerja keras dan
menunjukkan PNS mampu memberikan pelayanan yang terbaik," urainya. (Bku)
Dibuka Bupati, Pasar Seni Slaksa Bantan Tengah Satukan Seni, UMKM dan Musisi
BENGKALIS – Pasar Seni Slaksa 2026 di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Dugaan Korupsi APBDes Darul Aman Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Bengkalis
BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Darul Aman, Kec.
Menuju Opini Kualitas Tinggi, PUPR Bengkalis Jalani Penilaian Ombudaman
BENGKALIS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau melakukan penilaian Pelayanan.
Sambangi Warga Suku Akit, KKM ISNJ Bengkalis Edukasi Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Ben.
Mahasiswa KKM ISNJ Jadi Dewan Juri Lomba Kebersihan Kelas SDN 20 Bantan
BENGKALIS – Suasana berbeda terlihat di SD Negeri 20 Bantan, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bant.
Dr Rinto Pimpin ICMI Bengkalis dengan Semangat Berpikir, Bertindak, Berdampak
BENGKALIS – Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi.







